SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua MUI Jatim, KH Abdussomad Bukhori mengimbau masyarakat agar tidaterprovokasi maraknya peredaran terompet bersampul Alquran yang dijual bebas dipasaran untuk perayaan malam tahun baru 2016. MUI minta agar pihak kepolisia bertindak tegas pada pelaku yang melakukan kesengajaan, sebab hal itu sudah sering terjadi di Jawa Timur.
“Prinsipnya Polisi harus segera menindak tegas pelaku. Ini juga untuk mengaja situasi tetap kondusif. Saya minta masyarakat tidak mudah melakukan tindakan merusak, serahkan pada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas akar persoalan serta motif pembuatan terompet barbahan baku sampul mushaf,” kata KH Abdussomad Bukhori Kamis (31/12).
BACA JUGA:
- Geger, Lima Remaja Lampung Lecehkan Islam, di Masjid hanya Kenakan Celana Dalam
- Kasus Pendeta Ruth Ewin: Mengaku Salah, Pihak Gereja Berjanji Meminta Maaf di Media Massa
- GP Ansor Siap Kawal Penyelesaian Dugaan Penistaan Agama oleh Pendeta Ruth Ewin
- M Saifuddin Siap Jadi Pengacara Gratis Alumni Tebuireng untuk Gugat Pendeta Ruth Ewin
Kiai Somad, panggilan KH Abdussomad, mencontohkan kasus lafal Allah yang terdapat pada sandal yang juga menyebar di Jatim beberapa bulan lalu. Kasus-kasus seperti itu tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan tegas dari aparat. Sebab jika tidak akan memicu kemarahan ummat dan menganggu stabilitas di daerah. (jnr/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




