Pemprov Jatim Gelar BBGRM XXII di Malang

Pemprov Jatim Gelar BBGRM XXII di Malang Kepala DPMD Jatim, Budi Sarwoto, ketika memberi sambutan.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan juga menjadi perhatian melalui penanaman pohon buah dan pemberdayaan masyarakat desa dengan melibatkan kolaborasi pentahelix.

"Gotong royong adalah ciri khas bangsa kita. Nilai ini harus terus dilestarikan karena terbukti memberi dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Sanusi selaku kepala daerah setempat menegaskan, gotong royong harus bertransformasi menjadi kerja kolaboratif dalam menekan angka stunting, memberantas kemiskinan ekstrem, dan menghidupkan ekonomi perdesaan.

"Gotong royong tidak boleh hanya dimaknai sebagai kerja bakti membersihkan lingkungan fisik semata," ucapnya.

Sanusi menyebut pembangunan desa di Kabupaten Malang menunjukkan capaian positif berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2026, dengan mayoritas desa berstatus Maju dan Mandiri. 

Pemkab Malang juga mengapresiasi dukungan DPMD Jatim berupa 500 bibit mangga, 120 bibit alpukat, serta sarana pendukung dari Bank Jatim.

"Menanam pohon hari ini berarti kita sedang bergotong royong menanam harapan, merawat sumber air, dan mewariskan masa depan ekologi yang lebih baik bagi anak cucu kita," kata Sanusi. (dad/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO