Wisuda program Prodistik siswa MA Islamiyah Senori
Selama mengikuti program, siswa memperoleh pembelajaran terstruktur dengan bimbingan tutor yang terhubung langsung dengan ITS, dengan pertemuan rutin setiap pekan.
Meski keterbatasan laboratorium menjadi tantangan, proses pembelajaran tetap berjalan efektif dengan sistem bergiliran.
“Karena sudah punya bekal keahlian, jadi banyak siswa kami yang masuk PTN melalui jalur prestasi atau undangan dari kampus negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sunnatunnur, dr. H. Zainurofiq, menyampaikan bahwa MA Islamiyah Senori berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau.
Ia menyebut, madrasah ini menjadi salah satu sekolah swasta di Tuban dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri.
Tahun ini, sebanyak 37 siswa diterima di berbagai PTN, di antaranya Universitas Sebelas Maret, UPN Veteran Jawa Timur, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Walisongo Semarang, hingga Universitas Trunojoyo Madura.
“Alhamdulillah lulusan Prodistik juga mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui. Sehingga, memiliki bekal kuat untuk melanjutkan pendidikan maupun terjun ke dunia kerja,” tuturnya.
Ke depan, pihak yayasan menargetkan perluasan kerja sama hingga ke perguruan tinggi luar negeri guna meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi dan pesantren.
Selain kemampuan akademik, pembentukan karakter dan akhlak tetap menjadi prioritas utama.
“Pastinya lulusan kami juga harus mampu menjaga ukhuwah Islamiyah dan nama baik almamater,” pungkas Rofik. (wan/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




