Manajemen Mikutopia Tanggapi Polemik Banjir Bandang

Manajemen Mikutopia Tanggapi Polemik Banjir Bandang Mikutopia, Kota Batu.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Banjir bandang yang melanda kawasan Bumiaji, memicu polemik di media sosial. Warga menduga bencana tersebut dipicu penggundulan hutan dan maraknya destinasi wisata di lereng gunung yang dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen destinasi wisata Mikutopia Kota Batu memberikan klarifikasi. Humas Mikutopia, Brian Kenendra, menyebut banjir sudah terjadi bahkan sebelum Mikutopia berdiri.

“Kami mendapatkan informasi dari beberapa warga memang banjir itu sebelum destinasi wisata Mikutopia berdiri juga sudah mengalami banjir,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026).

Ditegaskan olehnya bahwa faktor utama kejadian adalah intensitas hujan ekstrem di atas ambang batas normal.

“Pada hari yang sama, desa yang berada di atas wisata Mikutopia juga mengalami hal serupa, yaitu kebanjiran dan tanah longsor. Kami manajemen Mikutopia turut prihatin atas kejadian ini, semoga tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar, menambahkan kehadiran wisata justru memberi dampak positif bagi ekonomi warga.

“Makin banyak tempat wisata, dampak positifnya adalah penginapan seperti hotel, homestay, maupun villa akan penuh. Ini secara otomatis mendongkrak perekonomian warga melalui sektor UMKM,” ucapnya.

Kendati demikian, desakan warga di media sosial tetap menguat agar pemerintah daerah dan pelaku usaha melakukan evaluasi tata ruang serta menjaga kelestarian hutan guna mencegah bencana serupa di masa depan. (adi/mar)