Sosialisasi keselamatan di perlintasan yang dilakukan KAI Daop 7 Madiun
KOTA MADIUN,BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 Madiun mengintensifkan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang meski masa Angkutan Lebaran 2026 telah berakhir.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi masif di sejumlah perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Nganjuk hingga Madiun pada Rabu (1/4/2026).
BACA JUGA:
- Stasiun Kediri Layani 8.770 Pelanggan saat Libur Panjang Pertengahan Mei 2026
- Pasar Senen Jadi Stasiun Tersibuk saat Libur Panjang Pertengahan Mei 2026
- KAI Daop 7 Lakukan Normalisasi Perlintasan Sebidang di Blitar Demi Keselamatan
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kedisiplinan pengguna jalan di tengah masih tingginya frekuensi perjalanan kereta api pasca-puncak arus balik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan keselamatan merupakan aspek yang tidak mengenal batas waktu.
Ia menegaskan, meskipun operasional Posko Angkutan Lebaran resmi ditutup pada Senin (30/3), pengawasan dan edukasi di titik rawan tetap menjadi prioritas.
"Masa Angkutan Lebaran boleh berakhir, namun komitmen KAI terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api dan masyarakat tidak akan pernah kendor. Kami ingin memastikan setiap perjalanan KA tetap lancar dan pengguna jalan raya pulang ke rumah dengan selamat," tegas Tohari. Kamis (2/4/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Tim Pengamanan Daop 7 Madiun bersinergi dengan TNI dan Polri setempat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




