Lahan fasum Pemkot Surabaya yang digunakan parkir kendaraan milik resto Bu Rudy. Foto: Rusmiyanto/BANGSAONLINE.com
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Warga Jl. Dharmahusada Selatan RT 1 RW 4, Kelurahan Mojo, memprotes penggunaan lahan fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Surabaya yang diduga dijadikan area parkir armada pengangkut bahan baku Depot Ibu Rudy.
Selain keberatan atas penggunaan fasum, warga juga mengeluhkan terganggunya akses menuju rumah mereka akibat kendaraan pengunjung Depot Ibu Rudy yang parkir sembarangan.
BACA JUGA:
Dari keluhan warga dan keterangan Ketua RT 05 RW 04, Karjono, dijelaskan bahwa wilayah RT 5 hanya terdampak sebagian kecil, sekitar 50 meter dari sisi utara ke selatan. Sebagian besar area terdampak berada di wilayah RT 01.
“Warga menolak karena akses keluar masuk mobil mereka terganggu,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Karjono juga mengungkapkan bahwa fasum di belakang Depot Bu Rudy sebelumnya dimanfaatkan warga untuk menanam tanaman sebagai bagian dari lomba yang diadakan Pemkot Surabaya.
“Ketua RW dulu meminta warga menanam tanaman hidroponik di sana,” cetusnya.
Rencana manajemen Depot Bu Rudy yang ingin membangun taman bermain, lapangan voli, dan lapangan sepak bola di lahan fasum tersebut juga mendapat penolakan warga.
Akibatnya, pembangunan dihentikan dan lahan fasum telah diserahkan kembali ke Pemkot Surabaya melalui Kelurahan Mojo sejak lima bulan lalu.
Ketua RT 01 RW 04, Susilo, membenarkan bahwa mayoritas warga yang memprotes berasal dari wilayahnya.
“Masalah protes sudah selesai. Sekarang masih dalam proses penyerahan ke Pemkot Surabaya,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




