Bupati Mojokerto saat memberi sambutan.
Ia menyebut Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar berkat kondisi alam yang mendukung, mulai dari iklim, ketersediaan air, hingga bahan pakan. Namun, ia menyoroti minimnya regenerasi petani muda.
“Sebagian besar pelaku usaha pertanian berusia antara 40-70 tahun. Generasi mudanya lebih tertarik bekerja di sektor industri. Kondisi ini perlu diubah,” ucapnya.
Kepala daerah yang akrab disapa Gus Barra itu juga menyinggung pola pikir generasi muda yang cenderung mencari pekerjaan instan. Padahal, jika ditekuni dengan manajemen yang baik, sektor pertanian dan peternakan bisa memberikan penghasilan yang menjanjikan.
“Sekarang manajemennya bagaimana kambing sebanyak 33 ekor bisa jadi 330 ekor, dan jangan sampai 33 ekor jadi 3 ekor. Lah, ini akhirnya percuma kegiatan ini,” tuturnya disambut tawa peserta.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemasaran hasil peternakan.
“Di era digital ini kita harus memanfaatkan kemajuan teknologi, karena dengan digitalisasi, pemasaran akan jauh lebih mudah dan lebih luas,” pungkasnya. (ris/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




