Peluncuran dapur MBG di Kecamatan Burneh, Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Yayasan Laili Izzatul Faiqoh resmi meluncurkan program MBG atau Makan Bergizi Gratis perdana di Kecamatan Burneh, Rabu (8/10/2025). Subaidi selaku pemilik menyampaikan rasa syukur atas dibukanya dapur MBG pertama di wilayah Burneh.
Ia pun berharap, program ini menjadi langkah awal dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
BACA JUGA:
- Pesan Provokatif Warnai Acara Dukungan MBG di Malang, Dinilai Cederai Semangat Kebersamaan
- Dukung Program MBG, Ribuan Warga Malang Raya Gelar Aksi Damai
- Isyarat Anggaran MBG Rp268 Triliun Bakal Susut Menguat Usai Rencana Pemerintah Hitung Ulang
- Kinerja DPRKP Perizinan Dapur MBG di Pamekasan Dinilai Lamban, DLH dan Dinkes Sampai Jemput Bola
“Ke depan kami berharap semakin banyak dapur MBG di Burneh agar kebutuhan gizi anak sekolah bisa terpenuhi sesuai program Presiden,” ujarnya.
Perwakilan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Moch. Ainur Roziqin, menjelaskan bahwa pengolahan makanan akan mengikuti standar gizi nasional berdasarkan rekomendasi ahli gizi. Untuk menjaga kualitas dan kebersihan, hanya tim relawan yang diperbolehkan masuk ke area dapur.
“Karena masih tahap launching, pendistribusian dilakukan bertahap. Minggu pertama hanya 1.000 porsi. Jika berjalan baik, jumlahnya akan menyesuaikan penerima manfaat,” katanya.
Sementara itu, Camat Burneh, Erwin Yoesoef, turut hadir dalam peluncuran dan menyampaikan bahwa kebutuhan MBG di wilayahnya masih dalam proses pendataan. Dari 6 dapur yang telah disiapkan, baru satu yang resmi beroperasi.
“Baru satu dapur yang dilaunching, sementara lima lainnya masih menunggu kesiapan teknis,” ucapnya. (mrz/uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




