
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Laskar Khofifah-Emil (Kamil) Jawa Timur, Rendy Prasetyo Herlambang, berkomitmen mengawal perjalanan pemerintahan Khofifah-Emil, hingga akhir jabatanya 2030.
"Sesuai dengan janji kami membentuk Laskar Kamil ini, memang tujuanya mendukung dan mengawal kepemerintahan ibu Khofifah dan Emil," kata Rendy di kediamanya, Perum Brantas, Japanan, Gempol, Pasuruan (30/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa di pemerintahan Khofifah-Emil, Jatim mempunyai tagline menuju Gerbang Baru Nusantara. Jatim siap berperan sebagai Gerbang Baru Nusantara bukan karena letaknya, tapi karena kemampuannya. Berperan mengatur arus komoditas bukan sekadar menerima. Jatim siap menjadi tempat semua simpul di mana seluruh nilai terkoneksi, bergerak, dan tumbuh bersama.
Oleh karena itu Rendy menyatakan sangat puas dengan kepemimpinanya Gubernur Jatim yang memiliki cita-cita besar untuk kemajuan daerahnya.
"Kami sangat puas dengan kepemimpinanya ibu," cetus Rendy.
Terkait isu demo yang akan digelar 3 September 2025, Rendy mengatakan hal itu tidak pengaruh terhadap pemerintahan Khofifah-Emil. Karena semuanya yang dilakukan oleh Gubernur soal dana hibah itu sudah sesuai prosedur.
Pun juga dengan pajak pemutihan itu sudah berjalan dan sosialisasi sudah tersebar melalui baliho, sosmed, dan publikasi lainya.
“Jadi kalau demo 3 September itu memang ada, itu sah saja karena menyampaikan pendapat didepan publik itu dilindungi undang-undang. Tapi etika sosial harus di pertimbangkan, jangan sampai ada tindakan anarkis, ujaran kebencian, kerusakan fasilitas, dan mengganggu aktifitas hajat hidup orang banyak. Kalau penyampaian pendapat itu tidak menjunjung etika sosial, itu juga mencederai ketentraman hajat hidup orang banyak,” tutupnya. (afa/msn)