Gubernur Khofifah saat menyapa masyarakat di Pasar Soponyono, Surabaya. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menjelang rencana aksi di Gedung Negara Grahadi pada 3 September 2025, Gubernur Khofifah lebih memilih fokus bekerja demi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, ia mengaku akan tetap bekerja sesuai tugas dan kewenangannya.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
“Sudah lah aku kerja, kawan-kawan aku fokus kerja,” ujarnya saat ditemui di Pasar Soponyono, Senin (25/8/2025).

Aksi demonstrasi ini diinisiasi oleh Muhammad Sholeh, seorang pengacara sekaligus mantan Caleg DPR RI dari NasDem Dapil Jatim I.
Beberapa tuntutan yang dibawa antara lain penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.
Selain itu, massa aksi juga menuntut pengusutan dugaan korupsi dana hibah yang dituding melibatkan Gubernur Khofifah, serta desakan untuk menghapus praktik pungutan liar (pungli) di SMA/SMK Negeri yang dinilai membebani orang tua siswa. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




