Ketua Pokja Peningkatan Status Kota Batu, Andrek Prana.
"Bekerja dalam diam adalah salah satu bentuk nyata dari dedikasi beliau. Tidak ada pekerjaan beliau yang diviralkan, tapi dampaknya sangat besar bagi masyarakat," ucap Andrek.
Lebih jauh, tokoh masyarakat Batu ini mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk menjaga persatuan dan kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas provinsi ini.
Dalam situasi sosial yang sering kali penuh tantangan, ajakan ini diharapkan dapat menggugah semangat kolaborasi dan saling mendukung antar warga.
Keberhasilan Khofifah dalam memimpin bukan hanya terlihat dari program-program yang dijalankannya, namun juga dari dampak positif yang dirasakan rakyat.
Dengan adanya perhatian terhadap infrastruktur, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, Khofifah telah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak selalu harus bersuara keras, melainkan lebih kepada tindakan nyata untuk masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga Jatim menjaga persatuan dan kebersamaan yang selama ini jadi ciri khas Jawa timur tetap rukun guyup saklawase (selamanya).
"Ayo kita jaga bareng Jatim yang adem ayem dan guyub rukun. Yang sudah bagus kita jaga, yang masih kurang kita tingkatkan dan yang belum ada kita rintis bersama dan kalau ada yang kurang kita bicara bersama, berdialog," paparnya.
Dalam konteks ini, diharapkan generasi muda Jawa Timur dapat lebih terinspirasi untuk berkontribusi, dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar, mengikuti jejak pemimpin yang telah memberikan banyak untuk semua. (adi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




