Khofifah Indar Parawansa saat memberikan apresiasi kepada petani di Jatim. Foto: Ist.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Timur menjadi provinsi penghasil beras tertinggi sejak tahun 2020-2024, dengan total produksi mencapai 5,4 juta ton di tahun 2024. Angka tersebut menjadikan Jatim menempati posisi pertama sebagai daerah dengan produksi beras tertinggi di Indonesia.
Diketahui, total produksi beras di Indonesia mencapai 30,6 juta ton. Selain Jatim, dua provinsi lain yakni Jawa Tengah dan Jawa Barat juga menjadi sentra produksi beras di Indonesia, dengan total produksi 5,1 juta ton dari Jateng dan 5 juta ton dari Jabar.
BACA JUGA:
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
- Hari Otoda ke-30 Tahun, Gubernur Jatim: Momentum Perkuat Sinergi
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
- Dari Kartini ke Era Digital: Zakat untuk Pendidikan Perempuan sebagai Investasi Masa Depan Jatim
Ketiga provinsi ini berkontribusi lebih dari 50,4% dari total produksi beras nasional yang mencapai 30,6 juta ton pada tahun 2024.
Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari semangat besar insan pertanian dalam meningkatkan produktivitas padi.
“Alhamdulillah Jawa Timur konsisten menjadi provinsi penghasil beras tertinggi secara nasional lima tahun berturut-turut. Tahun 2020 Jatim memproduksi beras sebesar 5,74 juta ton, tahun 2021 sebesar 5,65 juta ton, tahun 2022 sebesar 5,5 juta ton dan tahun 2023 sebesar 5,61 juta ton,” tegas Khofifah, Sabtu (8/2/2025).
“Capaian ini tak lepas dari semangat para petani dan seluruh insan pertanian Jatim dalam mendorong produktivitas padi,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, capaian ini juga sejalan dengan semangat swasembada beras yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan mulai tahun ini akan dimulai untuk menghentikan impor beras.






