Dr. KH. Ahmad Musta'in Syafi'ie.
Dengan demikian, anda berusaha mengatasi masalah menggunakan dua jalur, jalur langit dan jalur bumi. Memakai kurikulum basyariyah dan kurikulum ilahiyah.
Iman anda utuh dan bagus, usaha anda dihitung ibadah berpahala. Soal sembuh atau tidak, itu mutlak kewenangan-Nya.
"Wa ant arham al-Rahimin". Sungguh Engkau adalah Maha pengasih. Tidak ada doa yang nyata pada ayat ini. Tidak terbaca doa meminta kesembuhan yang lahir dari lisan nabi Ayyub A.S. Yang ada adalah pemujian kepada-Nya sebagai Maha Pemurah, Maha Pengasih.
Begitulah gaya para nabi ketika berdoa kepada Tuhan. Banyak sekali yang sifat sentuhan dan memelas, meski ada juga yang 'mendikte' dan emosional, seperti doa nabi Nuh A.S. yang meminta Tuhan agar menghabisi kaumnya yang durhaka hingga tidak tersisa hidup di atas bumi ini.
Meski hanya diungkapkan keluhan yang menimpa diri dan memuji kemahakasih-Nya, Tuhan maha tahu dan maha mengerti terhadap maksud sebenarnya.
Lalu, Tuhan mengabulkan rintihan memelas tersebut sehingga nabi Ayub A.S. benar-benar sembuh dari sakit yang dideritanya. "Fa istajabna lah fakasyafna ma bih min dlurr".
Selain mengembalikan kesehatannya, Tuhan juga mengembalikan hartanya dan seluruh keluarga sehingga bisa berkumpul bahagia seperti sedia kala.
Soal prosedur sembuhnya, riwayat paling umum adalah, bahwa Allah SWT telah memandang cukup menguji nabi Ayub A.S. dengan ujian seperti tersebut di atas.
Tuhan mengakui atas kelulusan nabi Ayub A.S. dan sudah waktunya disembuhkan. Kemudian bertitah "Urkudl bi rijlik, hadza mughtasal barid wa syarab".
"Wahai Ayub, hentak-hentakkan kaki anda ke tanah". Kemudian – dengan izin Tuhan – air segar keluar dari jejak hentakan tersebut. Selain diminum sebagai mineral dan obat juga disiramkan, dioleskan ke sekujur badan sebagai obat luar.
Dari sini terbaca, air itu berfungsi pula sebagai obat. Baik obat luar seperti dipakai membasuh muka, membasuh luka, juga sebagai obat dalam dengan cara diminum.
Sungguh ajaran kesembuhan yang lengkap, ada medik dan ada magic. Selain bersandar total kepada Allah SWT, juga menggunakan obat dalam dan obat luar. Allah a’lam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




