Tangkap layar video peziarah protes tarif parkir bus peziarah Syekh Maulana Malik Ibrahim
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Sebuah video viral di Facebook dan TikTok yang memperlihatkan petugas parkir di terminal wisata religi makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik tengah berseteru dengan peziarah dan sopir bus.
Dari pantauan BANGSAONLINE, video berjudul 'Juru parkir tagih parkir peziarah di Gresik Rp 150 ribu per bus' juga diunggah di grup medsos Gresik Sumpek yang memiliki ratusan ribu pengikut.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
Video itu pun mendapatkan ratusan reaksi dan komentar negatif dari warganet.
Diduga perseteruan itu soal tarif parkir bus yang dianggap mahal sehingga memantik emosi peziarah dan sopir bus.
Dalam video, terdengar seorang perempuan yang merekam kejadian tersebut dengan pria berambut gondrong melakukan protes terhadap petugas parkir.
Peziarah perempuan memarahi petugas parkir karena menganggap tarif parkir Rp150 ribu per bus yang membuatnya syok karena terlampau mahal. Sedangkan Pria berambut gondrong yang diduga sopir bus juga turut memprotes.
Pada video itu, petugas parkir yang diketahui bernama Arif berusaha menjelaskan jika tarif tersebut sudah ditetapkan oleh Pemkab Gresik dan dirinya hanya menjalankan tugas dari Dinas Perhubungan.
Bahkan Arif merasa tak terima saat ia terus menerus dimarahi oleh perempuan dan pria berambut gondrong tersebut. Sehingga Arif terpancing emosi dan mempersilakan keduanya untuk protes ke Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Arif bahkan menyebut-nyebut nama Bupati Gresik Ahmad Yani.
Kasi Tata Kelola Prasarana Perhubungan dan Perparkiran Dishub Gresik, Masyhur Arif membenarkan kejadian perseteruan peziarah dan petugas parkir ziarah Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam video yang beredar.
Arif mengungkapkan, perempuan yang marah merupakan koordinator peziarah asal Pulau Bali.
"Bukan peziarah, tapi perempuan itu Koordinator peziarah. Dan pria berambut gondrong yang turut memprotes bukan sopir bus, tapi warga sekitar yang selama ini membantu peziarah," ungkap Arif, Selasa (24/12/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




