Pj. Bupati Bangkalan Edi M. Arief saat selfie dengan para pengurus Iwapi Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bangkalan 2024 ke KPU, belum ada satu pun parpol yang mendeklarasikan paslon yang hendak diusung.
Pj. Bupati Bangkalan, Edi M. Arief, saat dikonfirmasi usai membuka pelatihan Iwapi, beberapa waktu lalu, mengaku tak tertarik untuk maju dalam kontestasi Pilkada Bangkalan 2024.
BACA JUGA:
- KPU Umumkan Lukman-Fauzan Sebagai Pemenang Pilbup Bangkalan 2024
- Bawaslu Bangkalan Tangani 12 Pelanggaran Pilkada 2024, Mayoritas Soal Administrasi
- Korlap Tim Pemenangan Lukman-Fauzan Minta Jangan Ada Adu Domba Usai Pilbup Bangkalan 2024
- Pilkada Bangkalan 2024: Pasangan Lukman-Fauzan Raih 60,3 Persen, Mathur-Jayus 39,7 Persen
Edi menyatakan bersedia maju di Pilkada Bangkalan, asalkan ada partai politik yang mau mengusung dirinya sebagai bakal calon bupati.
Namun, ia tidak yakin ada partai yang mau mencalonkan dirinya. "Partai politik mana yang mau mencalonkan saya untuk berkontestasi di Pilkada Bangkalan," ujarnya merendah.
Walaupun ada partai yang memberikan rekomendasi untuk maju di Pilkada Bangkalan, Edi menegaskan dirinya harus minta izin dulu kepada Menteri Dalam Negeri dan Presiden Joko Widodo.
"Kalau ada yang melamar, saya minta izin kepada yang punya. Saya yang punya kan Presiden dan Menteri Dalam Negeri," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




