Gubernur Jatim periode 2019 – 2024, Khofifah Indar Parawansa menjalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Petugas Pantarlih di rumah pribadinya. FOTO: Devi Fitri Afriyanti/BANGSAONLINE.com
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Khofifah Indar Parawansa menjalani Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih di kediamannya di kawasan Jemursari, Kota Surabaya pada Rabu (17/7/2024).
Khofifah menyebutkan bahwa proses coklit sangat penting untuk pendataan pemilih di Pilkada mendatang..
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
- Hardiknas 2026: Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Jadi Barometer Pendidikan Nasional
- May Day 2026: Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri dan Pekerja
“Proses ini sangat penting untuk memastikan jumlah pemilih sekaligus memastikan bahwa prrses (Pilkada) berjalan secara terbuka. Pantarlih ini memberikan update data secara terbuka, kemudian pemilih dapat tahu mereka terasosiasi di TPS mana saja,” ujarnya usai coklit, Rabu (17/7/2024).
Lebih lanjut dia menandaskan bahwa dari proses ini, pemilih yang akan menggunakan haknya pada saat hari pemungutan suara dapat terekap dan tervalidasi dengan pasti. Sehingga proses coklit ini salah satu tahapan yang penting dilakukan jelang Pilkada serentak 2024.
Dalam proses coklit di rumah Khofifah ini, ada dua Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang mencoklit data keluarga Khofifah. Tak hanya itu, juga ada PPS, petugas pengawas pemilu, hingga lurah setempat.
Saat coklit, Khofifah juga menyampaikan jumlah pemilih yang ada di rumahnya. Termasuk memastikan putranya, Jalaluddin Mannagalli yang sedang menempuh kuliah di Tiongkok.







