Kendaraan operasional yang dilelang Pemkot Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya melakukan langkah efisiensi dalam upaya mengoptimalkan biaya pemeliharaan kendaraan operasional. Langkah ini diambil untuk mengurangi biaya pemeliharaan kendaraan yang sudah berusia di atas tujuh tahun.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Wiwiek Widayanti, mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan lelang 889 unit kendaraan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya mulai Januari 2024. Ratusan kendaraan operasional ini terdiri dari roda dua (R2) dan roda empat (R4).
BACA JUGA:
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Tunaikan Ibadah
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
"Upaya ini penting untuk memastikan bahwa biaya pemeliharaan kendaraan benar-benar efektif dan efisien. Kendaraan yang berusia lebih dari tujuh tahun tidak lagi efisien dalam hal biaya perawatan," ujarnya saat konferensi pers, Selasa (25/6/2024).

Ia menjelaskan, proses penjadwalan maupun penanganan lelang dilakukan secara bertahap oleh KPKNL. Hal tersebut untuk memastikan setiap unit kendaraan bisa terjual dengan baik, dan setiap warga bisa mengikuti lelang kendaraan tersebut melalui laman resmi lelang.go.id.
"Semuanya secara transparan, melalui situs lelang.go.id. Artinya, semua masyarakat bisa melihat, memanfaatkan akses ini untuk mengikuti bagi yang berminat," katanya.
Dari total 889 kendaraan yang diusulkan lelang ke KPKNL, 697 unit R4 dan 12 unit R4 belum terjual. Sementara 180 unit lainnya, telah berhasil dilelang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




