Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, saat meninjau kegiatan imunisasi. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Masa jabatan Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, kini telah memasuki 100 hari kerja terhitung setelah dilantik 3 November 2023 hingga saat ini, Minggu (11/2/2024).
Berbagai capaian kinerja yang telah diraih di masa kepemimpinannya, dibantu jajaran OPD dan seluruh stakeholder, mulai dari pengendalian inflasi, produk hukum, bantuan sosial pendidikan, bantuan modal, penanganan stunting, hingga meraih berbagai prestasi.
BACA JUGA:
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
Pada aspek pengendalian inflasi, Kota Kediri melakukan strategi 4K yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Hal tersebut dilakukan TPID Kota Kediri untuk menekan laju inflasi.
Selain itu, tingkat inflasi selama masa kepemimpinan Zanariah cenderung menurun. Saat November 2023, tingkat inflasi Month to Month (MtM) Kota Kediri berada di angka 0,38 persen, lalu pada Desember yang biasanya cenderung naik karena adanya Nataru, berhasil dikendalikan hingga angkanya 0,17 persen, sehingga inflasi tahunan sesuai target yaitu 2,64 persen, dan pada Januari 2024 juga turun hingga -0,06 persen.
Di masa kepemimpinan Zanariah, ada beberapa produk hukum yang ditetapkan seperti Peraturan Daerah (Perda) sebanyak 3 buah, Peraturan Wali Kota (Perwali) sebanyak 5 buah, dan Surat Keterangan (SK) Wali Kota sebanyak 60 buah serta Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025-2026, dan sedang menyusun Rancangan RPJPD 2025-2045 serta rencana awal RPJMD 2025-2029.
Selain produk hukum, dalam hal bantuan sosial pendidikan, Pj Wali Kota Kediri telah memberikan kepada 300 mahasiswa, 112 siswa SMA/SMK serta menyiapkan 600 juta rupiah untuk membantu siswa siswi yang belum mengambil ijazah karena terkendala administrasi keuangan di sekolah mereka.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




