Diday mengatakan, para tokoh muda ini punya prestasi yang baik, yang masih bisa terus berkembang di masa depan, dan rekam jejak mereka setidaknya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama bagi Nahdliyin.
"Penghargaan ini bersifat independen dan imparsial alias netral atau tidak memihak. Kami tidak membuka komunikasi dengan pihak-pihak yang mendapat penghargaan hingga penghargaan ini diumumkan," ujarnya.
Aktivis GP Ansor Surabaya ini melanjutkan, FJN sebagai perkumpulan jurnalis berbasis nahdliyin berkomitmen memberi dukungan kepada kader-kader muda NU yang potensial. Pihaknya juga memiliki misi menebarkan narasi positif dan menjadi gerakan intelektual pers.
"Kami bertekad menjadi gerakan intelektual pers dengan menebarkan narasi positif," pungkasnya.










