SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pameran produk-produk yang dihasilkan para santri, pesantren, maupun alumni pesantren yang dihimpun dalam OPOP (One Pesantren One Produk) Expo 2023 untuk kali kelima kembali dibuka di Masjid Al Akbar, Surabaya, Kamis (9/11/23) malam.
Sebanyak 52 stand produk OPOP memamerkan berbagai produknya. Mulai dari makanan dan minuman (mamin), kerajinan tangan atau kria, hingga produk fashion.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Dalam sambutan pembukaan, Gubernur Khofifah mengakui perjalanan program OPOP ini cukup panjang dan butuh kesabaran.
"Bapak-Ibu sekalian, ini proses panjang sekali. Dalam sekali. Serius sekali. Jadi saya ingin menyampaikan Pak Ghofirin (pimpinan OPOP) pokoknya semangat," ujar Khofifah memberikan motivasi.
Khofifah juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pengasuh pesantren yang mendukung OPOP, dan seluruh pelaku OPOP di semua pondok pesantren. Serta Dirut Bank Jatim yang memberi support permodalan OPOP.
"Jadi, Man Jadda Wajadda. Siapa yang bekerja keras, dia bisa sukses," imbuhnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Andromeda Qomariah, mengungkapkan,sebanyak 52 stand memamerkan serta menjual produk OPOP, mulai dari makanan dan minuman (mamin), kerajinan tangan atau kria, hingga produk fashion.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




