KH. Abdul Hamid Syarifuddin didampingi M. Sriyono saat membimbing bacaan syahadat Evan Mahendra dan Fransisca Selomita di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jumat (8/9/2023). Foto: Mohammad Sulthon Neagara/bangsaonline
SURABAYA, BANGNSAONLINE.com - Kali ini Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya kedatangan dua calon mualaf yang telah siap mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat. Yaitu Evan Mahendra, remaja berusia 28 tahun dan Fransisca Selomita Eryawan yang masih berusia 20 tahun.
Dua remaja itu berasal dari keluarga berbeda. Fransisca Selomita Eryawan datang ke Masjid Al-Akbar diantar suami dan dua mertuanya. Bahkan anaknya yang masih kecil juga ikut.
BACA JUGA:
- Sholat Ied di Masjid Al Akbar, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Maksimalkan Silaturahmi
- Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Masyarakat Peringati Nuzulul Quran di Masjid Al Akbar Surabaya
- Peringati Nuzulul Quran, Gubernur Khofifah Umumkan Pemenang Undian Paket Umroh
- PMI dan Harmoni Surabaya Club Gelar Donor Darah di Masjid Al Akbar Surabaya
Dua remaja ini semula beragama Kristen. Namun ia telah meyakini kebenaran agama islam. Bahkan mereka telah mendapatkan izin dari orang tua masing-masing untuk memeluk Islam.

DARI KIRI: Suami Fransisca, Fransisca Selomita, dan mertua Fransisca
KH. Abdul Hamid Syarifuddin selaku pemandu syahadat didamping M. Sriyono selaku pengurus koordinasi ikrar Masjid Al-Akbar Surabaya menjelaskan bahwa tidak boleh ada keterpaksaan dalam memeluk Islam.
“Semoga niat yang baik, betul-betul diparingi dengan hati yang tulus, bukan karena terpaksa atau dipaksa. Semoga betul-betul dapat hidayah dari Allah SWT sehingga bisa melaksanakan perintah-perintah Allah dan Rasulullah,” ucap Kiai Abdul Hamid, Jum’at (08/09/2023).
Usai Abdul Hamid menyampaikan tausiyahnya, proses ikrar langsung dilakukan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




