Gubernur Khofifah didampingi Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dan wakilnya, Khoirani dan Forkopimda setempat saat melakukan panen perdana padi BK 01 dan BK 02 Agritan. Foto: SYAIFUL BAHRI/BANGSAONLINE
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Ikhtiar Bupati Situbondo, Karna Suswandi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimulai dengan totalitas memperbaiki produksi pertanian. Inovasi pertanian yang dikreasinya adalah menciptakan virietas unggulan padi BK 01 dan 02 Agritan.
Butuh waktu panjang dan berliku dalam prosesnya, dan saat ini panen perdananya berjalan sukses. Sejumlah pejabat dari pusat, provinsi dan kabupaten hadir pada kegiatan ini.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung panan perdana itu. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Talang, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Selasa (23/5/2023)
Saat memberi sambutan, gubernur mengatakan bahwa panen perdana varietas Bk 01 dan 02 adalah bagian dari ikhtiar untuk menyeselasaikan potensi krisis pangan dunia.
"Ikhtiar yang dilakukan 3 tahun lalu, saya rasa Bung Karna mencari solusi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Situbondo. Tapi hari ini ternyata menjawab PR Indonesia dan PR dunia," ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Khofifah menjelaskan, Jawa Timur adalah propinsi urutan pertama di Indonesia dalam produksi beras dan padi tertinggi di indonesia selama 3 tahun berturut. Mulai tahun 2020, 2021, dan 2022.
"Alhamdulillah, itu belum ada BK 01. Belum ada BK 02. Maka setelah BK 01 dab BK 02 keluar keputusan parmentan, mudah-mudahan oktober nanti bisa menjadi bibit yang diluaskan penggunaannya. Maka insyaallah akan memberikan jawaban yang lebih signifikan lagi," paparnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan bahwa 60 persen atau mayoritas masyarakat Situbondo adalah petani. Karena itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Situbondo, maka yang harus diperhatikan adalah Pertanian.
"Untuk meningkatkan Pendapatan masyarakat sekaligus kesejahteraan masyarakat Situbondo, yang perlu diperhatikan lebih awal adalah Pertanian. Dan pertanian yang kita perhatikan adalah bagaimana kita memiliki bibit unggul. Karena bibit adalah masa depan para petani". Katanya
Bupati Karna juga memaparkan bahwa hasil lapangan dari hasil panen perdana ini telah menunjukkan peningkatan signifikan. Dan berppotensi penghasilan produksi sampai 220 persen per tahun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




