10 Orang Tewas Dalam Kericuhan di Wamena. Foto: Ist
PAPUA, BANGSAONLINE.com - Kericuhan yang diduga dipicu oleh adanya hoaks penculikan anak di Sinakma Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya akibatkan tewasnya 10 orang.
Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
BACA JUGA:
- Gen-Z dan Hoaks: Cepat Mengakses, Lambat Memverifikasi
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Di Papua, Menteri ATR akan Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat dan Serahkan Sertifikat Rumah Ibadah
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
"Saya menyampaikan permohonan maaf dan turut berdukacita", ujar Fakhiri di Mimika pada Jum'at (24/2/2023).
Kapolda menjelaskan bahwa kericuhan itu dipicu oleh adanya kabar bohong mengenai penculikan anak.
Saat itu, warga memberhentikan sebuah mobil pedagang yang dikira menculik anak. Polres Jayawijaya hanya berupaya menghentikan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh sekelompok orang.
"Hal inilah yang direspons Polres Jayawijaya untuk menghentikan aksi main hakim sendiri sesuai instruksi saya untuk menindaklanjuti isu yang tidak benar yang beredar di masyarakat", jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




