Rebutan Limbah Avalan PT King Jim, Ratusan Emak-Emak Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Pasuruan

Rebutan Limbah Avalan PT King Jim, Ratusan Emak-Emak Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Pasuruan Massa saat menyampaikan tuntutannya di hadapan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Konflik rebutan limbah avalan PT King Jim antara masyarakat Desa Pandean Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dengan CV Wahyu Putra, belum menemui titik terang.

Kamis (1/12/2022) siang tadi, ratusan warga Desa Pandean yang didominasi emak-emak melakukan unjuk rasa ke kantor DPRD setempat. Dalam aksi yang diawali dengan mendatangi PT. King Jim di kawasan PIER (Pusat Industri Estate Rembang) itu, warga meminta pendampingan dari sejumlah LSM.

Dalam orasinya di depan gedung parlemen, warga yang diwakili Ayik Suhaya, Udik Suharto, dan Khoiril Muchlis menuntut agar limbah avalan sisa produksi PT. King Jim dikelola warga melalui BUMDes Pandean.

Tuntutan pengolahan limbah dari pabrik asal Jepang yang memproduksi ATK itu juga disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan pimpinan DPRD.

Saat hearing, Ayik Suhaya dari LSM Lira Pasuruan meminta agar pengelolaan limbah PT. King Jim diserahkan ke Pemerintah Desa Pandean melalui BUMDes.

Tuntutan yang sama disampaikan oleh Parno, Anggota BPD Pandean. "Perusahaan PT. King Jim itu berada di Bumi Desa Pandean, Rembang. Kalau tidak mau memberikan kontribusi ke pemerintah desa, silakan hengkang," cetus Parno.

Parno bahkan mengancam akan melakukan aksi ke Konjen Jepang dan ke Presiden, apabila tidak ada penyelesaian di tingkat daerah.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Diduga Gelapkan Uang, Kasun di Kabupaten Pasuruan Didemo Ratusan Warga':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO