Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibwo (Mas Adi) foto bersama usai mengikuti sosialisasi pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (05/09/2022) pagi.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersama Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengikuti sosialisasi pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK RI di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Senin (05/09/2022) pagi.
Pada kesempatan itu, Gus Ipul, sapaan Wali Kota Pasuruan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini akan dijadikan bahan untuk memperbaiki kinerja pengelolaan pemerintah demi mempersempit peluang korupsi.
BACA JUGA:
- TP PKK Kota Pasuruan Dorong Budaya Hidup Sehat dan Siaga Bencana
- Ikut Rakor TPID, Wali Kota Pasuruan Bahas Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha 2026
- Wakil Wali Kota Pasuruan Ajak Generasi Muda Waspada Bahaya Narkotika
- PLN Jawa Timur Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Sinergi Bersama Pemda dan Stakeholder
“Sosialisasi SPI ini bahan untuk memperbaiki kinerja kita untuk mempersempit peluang penyalahgunaan yang disebut korupsi,” kata Gus Ipul.
Ia menjelaskan, hasil survei tersebut akan dijadikan sebagai pedoman dalam mengambil langkah-langkah ke depan baik dari tatanan kebijakan maupun program sekaligus menjadi alat evaluasi.
“Survei ini patut dijadikan pedoman pada saat mengambil langkah-langkah ke depan. Ini satu hal yang positif, apalagi dilakukan di tahun 2022,” jelasnya.
Sejak dilantik menjadi wali kota, Saifullah Yusuf menyebut capaian Kota Pasuruan dalam hal monitoring center for prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup bagus. Yakni meningkat dari 44 persen menjadi 85 persen.
“Saya ingin skup MCP beberapa bulan bisa lebih meningkat lagi,” ujar Gus Ipul.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




