SMA Antartika Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas kepolisian menemukan fakta baru dalam kasus pencurian di SMA Antartika Sidoarjo. Dalam penyelidikan kasus tersebut, pihak berwajib berhasil menganalisa hasil rekaman CCTV yang berada di luar area ruangan yang diobok-obok maling.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Buduran, Kompol Samirin. Ia menuturkan, Satreskrim Polresta Sidoarjo tengah mendalami fakta baru yang telah ditemukan.
BACA JUGA:
- Bobol Rumah di Gedangan, Pria Asal Sukodono Ditangkap Resmob Polresta Sidoarjo
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
“Betul, ada rekaman CCTV-nya. Kondisi CCTV berada di luar ruangan dan dalam kondisi menyala,” kata Samirin saat dikonfirmasi, Jumat (18/2).
Ia yakin, kasus pencurian yang menyebabkan hilangnya satu unit laptop dan uang tunai sebesar Rp295 juta pada sekolah di Jalan Raya Siwalanpanji, Buduran, Sidoarjo, itu bakal terungkap.
“Masih lidik lebih lanjut untuk pengembangannya,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawanan maling yang mencuri laptop dan uang di SMA Antartika Sidoarjo pada Kamis (17/2) ini diduga berjumlah tiga orang. Hal itu tentu bisa menjadi angin segar bagi para petugas kepolisian, apalagi kasus pencurian di sekolah beberapa kali terjadi di Kota Delta.
Seperti di SMPN 5 Sidoarjo. Aksi tindak pidana pencurian terjadi di sana dan CCTV sekolah sedang tidak berfungi. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





