Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, saat meresmikan Desa Tulungrejo sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, meresmikan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, sebagai Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama. Ia menuturkan, meskipun Kota Batu merupakan kota kecil, namun kualitas kerukunan antarumat beragamanya sangat luar biasa dan harmonis.
“Ketika kita bersatu, tidak akan mudah dipecah belah dan bisa terus maju bersama. Semoga semua yang ada di Kota Batu terbuka terhadap perbedaan, berhati lapang, dan bijak,” ujarnya di Balai Dusun Junggo, Senin (13/12).
BACA JUGA:
- Pemkot Batu Amankan Aset PSU Rp741 Miliar dari Pengembang
- Tekan Angka Kemiskinan hingga IPM Tembus 80,35, Wali Kota Batu Paparkan Capaian Positif LKPJ 2025
- Salat Id Berjemaah di Mapolres, Kapolres dan Wali Kota Batu Tekankan Toleransi Wujudkan Batu Sae
- Wali Kota Batu Lantik 139 Pejabat: Tekankan Visi 'Mbatu Sae' dan Inovasi Pelayanan
Senada dengan wali kota, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu, Agoes Machmoedi, menekankan bahwa kerukunan umat beragama adalah modal dasar dan aset bangsa untuk pembangunan. Ia berharap, Desa Tulungrejo bisa mendapatkan penghargaan Seperti Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
"Semoga Desa Tulungrejo juga bisa mendapatkan penghargaan Harmony Award seperti Desa Mojorejo," kata Agus.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batu, Muhammad Ruba'i, menjelaskan bahwa Desa Tulungrejo ditetapkan sebagai desa sadar kerukunan umat beragama lantaran memiliki penduduk yang heterogen dari berbagai latar belakang agama.

Ia memaparkan, di Desa Tulungrejo juga memiliki rumah ibadah minimal tiga agama yang berbeda, dan kriteria terakhir ialah mampu membangun lingkungan yang rukun bahkan bisa saling gotong royong antarumat beragama. (asa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






