Warga Kelurahan Kingking mayoritas adalah para nelayan, dan mereka kalau pagi sampai sore mencari ikan, sehingga bisanya divaksin malam hari.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban terus mengebut pelaksanaan vaksinasi. Kali ini vaksinasi menyasar para keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan sosial, khususnya menyasar warga nelayan.
Bahkan, proses vaksinasi dilakukan di malam hari demi optimalisasi agar peserta yang mayoritas para nelayan bisa ikut. Vaksinasi ini dilakukan di salah satu agen e-Warong di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
"Vaksinasi dilakukan malam hari. Sebab, para warga atau KPM bisanya malam hari. Dan ini dilaksanakan di salah satu agen, bukan di balai desa atau puskesmas," ucap Andik Prasetyawan, pendamping TKSK Kecamatan Tuban Kota, Rabu (24/11).
Ia mengungkapkan, warga Kelurahan Kingking mayoritas adalah para nelayan, sehingga sering melaut dari pagi sampai sore untuk mencari ikan.
Adapun vaksinasi menyediakan vaksin jenis Sinovac dan Pfizer sebanyak 150 dosis yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB atau usai Salat Magrib. "Alhamdulillah warga antusias, bahkan dosis yang disediakan kurang," timpalnya.
Untuk itu, pihaknya berencana untuk melakukan vaksinasi lanjutan agar bisa menyasar semua warga khususnya para nelayan.
Karni, salah satu warga Kingking yang ikut vaksinasi mengaku ia sangat terbantu dengan vaksinasi malam hari. Sebab dirinya jika pagi hingga sore sibuk sabagai nelayan.
"Baru kali ini bisa ikut vaksin sebab biasanya bekerja sebagai nelayan," akunya. (gun/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




