”Tolong lakukan dengan sopan, santun, dan jangan membuat kegaduhan, lakukan dengan humanis," ujarnya.
Sebanyak 40 petugas dari Tim Satops Patnal dan Rupam disebar di seluruh wing. Butuh waktu 1,5 jam untuk menggeledah blok C. Pasalnya, setiap petugas memang terlihat sangat teliti. Di setiap sudut ruangan dan lemari dicermati.
“Kami juga perlu hati-hati saat melakukan pemutusan aliran listrik liar di kamar-kamar,” terang Gatot.
Instalasi listrik itu, lanjut Gatot, banyak digunakan untuk kipas angin. Warga binaan mengaku mengeluh karena cuaca di lapas yang terletak di Porong itu lembab dan panas. Sehingga beberapa warga binaan nekat menyelundupkan kipas angin.










