Wagub Jatim Emil Dardak meninjau vaksinasi di Graha ITS Surabaya. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak bersama Rektor ITS Mochamad Ashari dan Ketua IKA ITS Wahid Wahyudi menyaksikan proses vaksinasi di Graha ITS, Minggu (1/8/2021).
Di sela-sela melakukan tinjauan, Emil mengatakan bahwa Pemprov Jatim akan berhati-hati memberikan kelonggaran pada aktivitas ekonomi, meski kasus Covid-19 sudah mulai melandai.
BACA JUGA:
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Perkuat Kerja Sama Internasional, ITS-UWE Bristol Luncurkan Double Degree
- Harga dan Stok Minyakita di Tuban Jadi Keluhan, Wagub Jatim Ngaku Bakal Lakukan Hal ini
“Minimal kita sedang melihat melandainya kasus aktif meskipun grafik melandainya masih tinggi, kita harus sangat hati-hati membuka kegiatan ekonomi jangan sampai melonjak lagi,” tuturnya.
Berdasarkan data pada Minggu pagi yang ia dapat, keterisian ICU 1.193 dari 1.479, yang berarti ada 81 persen. Kemudian untuk tempat tidur isolasi 12.640 dari 17.879. "Jadi, kurang lebih ada di 71 persen isolasi. Selanjutnya, antrian IGD 380 tertinggi, Kota Malang 90, disusul Surabaya 76, Kota Madiun 32," imbuhnya.
BOR dan IGD menunjukkan tren penurunan di beberapa daerah di Jawa Timur. Terkait BOR untuk antrean di IGD berdasarkan data terbaru sudah turun di bawah 400-an.
"Kita pernah menyentuh di 800-an, sekarang sudah turun. Ada beberapa daerah seperti Malang ini kok sudah nyalip Surabaya untuk jumlah antreannya. Padahal sudah ada RS Darurat yang okupansinya sudah mulai turun," ungkap Emil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




