Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan pada anak yatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya melakukan tabayun atau klarifikasi soal Ulang Tahun ke-56 yang sempat viral karena diberitakan terjadi kerumunan. Berikut ini BANGSAONLINE.com memuat secara utuh dan lengkap tabayun Gubernur Khofifah:
Assalamu'alaikum. Wr. Wb.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
- Ekonomi Nurani dan Kepemimpinan Perempuan: Dari Ketangguhan Khadijah hingga Visi Sosial Khofifah–Lia
- Sekolah, Pangan, dan Arsitektur Masa Depan Bangsa
- Khofifah Jaga Iklim Investasi Jatim Lewat Networking Bersama Pengusaha Jepang
Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada yang telah membaca berita atau video viral dg bunyi pesta ulang tahun khofifah ada kerumunan atau serupa.
Penjelasan dibawah ini semoga dapat memberikan info yg terlanjur terdistorsi:
1. Bahwa syukuran tanggal 19 Mei semua persiapan tanpa sepengetahuan apalagi persetujuan saya. Berita yang muncul cenderung tidak faktual dan tidak obyektif.
2. Tidak ada lagu ulang tahun... tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalam atau berjejer... .juga tidak ada potong kue tart ultah.
3. Ada santunan Yatim dan Sholawat Nabi seperti kegiatan lainnya. 10 anak yatim dan 2 orang tim sholawat dg 6 orang rebana. Selesei acara mereka makan terus pulang.
4. Ada penyerahan buku penanganan covid karya Dr. Suko Widodo (UNAIR).

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




