Rabu, 12 Mei 2021 02:39

Kiai Asep-Gus Barra Buka Bersama Korban Gempa, Sumbang 6 Ton Beras, Mie, Mukena, dan Uang

Selasa, 20 April 2021 11:22 WIB
Editor: mma
Kiai Asep-Gus Barra Buka Bersama Korban Gempa, Sumbang 6 Ton Beras, Mie, Mukena, dan Uang
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim dan Gus Barra saat buka bersama dengan para korban gempa dibawah tenda di halanan SDN 04 Jalan Halimo Kaliuling Tempursari, Lumajang, Selasa (19/4/2021). foto: mma/ bangsaonline.com

LUMAJANG, BANGSAONELINE.com - Iring-iringan mobil rombongan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim bersama truk bantuan kemanusiaan memakan waktu enam jam untuk sampai ke Lumajang. Berangkat dari Kampus Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto sekitar pukul 9 pagi, rombongan Kiai Asep yang dikawal sejumlah polisi itu menyusuri jalan penuh liku di sisi tebing curam namun penuh pemandangan asri terutama ketika memasuki kawasan Kecamatan Tempursari.

Perjalanan ini cukup lama karena lewat jalur Probolinggo. Apalagi ketika memasuki jalan tol Probolinggo, truk yang mengangkut beras dan mie serta sarung tak bisa masuk karena terhalang palang pintu bagian atas. 

Bahkan di daerah Klakah macet total. Untung dikawal patwal sehingga rombongan bisa bergerak meski harus merambat. Bahkan saat memasuki Lumajang, rombongan Kiai Asep dikawal secara estafet dari Polsek ke Polsek sesuai rute yang dilewati. Tak kurang enam Polsek mengawal secara bergantian karena wilayahnya memang berbeda.         

“Ini misi kemanusiaan ASC Foundation,” kata Kiai Asep Saifuddin Cahlim  kepada BANGSAONLINE.com, dalam perjalanan itu, Senin (19/4/2021). ASC Foundation adalah Asep Saifuddin Chalim Fonudation yang dipimpin Muhammad Al-Barra (Gus Barra), putra tertua Kiai Asep Saifuddin Chalim, yang kini menjabat Wakil Bupati Mojoketo.

BACA JUGA : 

11 Kepala Desa Angkut 11.000 Paket Sedekah Kiai Asep untuk Puluhan Ribu Warganya

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Ajak Konglomerat Peduli, Kiai Asep Salurkan Zakat 51 Ton Beras kepada Masyarakat Mojokerto

PKH Mojokerto Salurkan Donasi Senilai Rp70 Juta Untuk Korban Gempa Bumi di Lumajang

“Misi ASC Foundation hanya memberi untuk berbagi, tidak mau menerima sumbangan dari manapun,” kata Gus Barra yang didampingin Muhammad Santoso, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Mojokekrto yang mantan ketua tim sukses pemenangan Ikbar pada pilbub Mojokerto.

Ternyata ASC Foundation tidak hanya membantu korban gempa di Lumajang. Pada hari itu juga Tim ASC Foundation menyebar membagi beras, mie, uang, sarung, dan mukena ke beberapa daerah, yaitu Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar. 

(Gus Barra saat memberikan bantuan kepada para korban g empa di Lumajang, Senin (19/4/2021). foto: mma/ bangsaonline.com) 

Pembagian paket bantuan di Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek itu dikoodinir Sururi, Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jatim, dan Sobirin, salah satu pengurus ASC Foundation.

"Hari ini total beras yang kita sumbangkan 6 ton ditambah mie, sarung, mukena dan uang," kata Kiai Asep yang dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan.  

Kiai Asep sendiri bersama Gus Barra dan rombongan berangkat ke Lumajang. “Karena korban di Lumajang paling parah setelah Malang,” kata Kiai Asep. Di Lumajang, korban meninggal mencapai 5 orang. Sedang di Malang korban meninggal sebanyak 8 orang. Pada dua hari sebelumnya, Kiai Asep dan Gus Barra beserta rombongan juga turun ke Malang untuk memberi bantuan.

Tiba di Lumajang, Kiai Asep dan Gus Barra disambut para Banser dan pengurus Pergunu setempat. Banser dan pengurus Pergunu inilah yang terus memandu dan mengawal rombongan Kiai Asep selama di Lumajang.

Kiai Asep dan rombongan langsung diarahkan ke rumah duka keluarga Ahmad Fadholi dan Sriyani, suami-istri yang meninggal akibat tertimpa batu saat terjadi gempa di Kecamatan Tempursari.

Lalu Kiai Asep dan rombonan mengunjungi tempat pengungsian korban gempa di Kaliuling Tempursari. Di tempat pengusian ini Kiai Asep dan rombongan salat Ashar.

Betempat di bawah tenda yang terletak di SD Negeri 04 Jalan Halimo Kaliuling Tempursari, Kiai Asep memimpin istighatsah dan doa bersama.

Kiai Asep berdoa semoga para korban gempa bisa segera bangkit dan juga tidak terjadi gempa lagi. Kiai Asep juga mengajak para korban gempa untuk mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawanda dan Presiden Jokowi serta Wapres Kiai Ma’ruf Amin.

Menurut Kiai Asep, Gubernur Khofifah sangat peduli terhadap nasib para korban gempa. Buktinya, para korban gempa yang rumahnya rusak berat mendapat stimulan Rp 50 juta. Yang rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta.

“Semoga ibu Khofifah sukses memimpin Jawa Timur, sehingga Jawa Timur bisa maju, adil dan makmur. Dan Ibu Khofifah kemudian menjadi pemimpinan nasional, menjadi presiden,” kata Kiai Asep.

Spontan para korban gempa dan para relawan yang hadir mengucapkan amin dengan nada tinggi.

Sementara Gus Barra saat memberikan sambutan mengatakan bahwa bencana ini adalah ujian dari Allah SWT. Ketua Yayasan Amanatul Ummah yang alumnus Universitas Al-Azhar Mesir itu lalu minta para korban gempa bersabar.

Ia mengutip sebuah hadits yang artinya: Barang siapa yang tidak bersyukur atas nikmatku dan tidak sabar atas ujianku, maka keluarlah dari bumi dan langitku. 

Kiai Asep dan rombongan lalu menuju korban gempa di Manggisan Taman Ayu Pronojiwo. Dipusatkan di sebuah musalla, Kiai Asep disambut kepada desa dan para tokoh setempat bersama korban gempa. Kiai Asep dan Gus Barra kembali memberikan sumbangan.

Sambutan warga, terutama para korban gempa, sangat antusias dan mengharukan. Mereka sangat senang terutama ketika Kiai Asep tidak hanya memberikan sembako dan sarung serta mukena tapi juga uang. 

"Maturnuwun-maturnuwun," kata seorang perempuan ketika mendapat pembagian uang dari Gus Barra. (mma) 

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...