Gedung Megah Pemkab Lamongan. (foto: ist)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Biaya perawatan gedung Pemerintah Kabupaten Lamongan dialokasikan anggaran sebesar Rp400 juta per tahun. Hal ini diungkapkan oleh Kabag Umum Pemkab Lamongan Eko Prasetyo.
"Biaya perawatan gedung Pemkab Lamongan dialokasikan sebesar Rp400 juta," ujar Eko Prasetyo ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (16/3/2021) siang.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ternak Tikung Lamongan Ramai Meski Harga Sapi Naik hingga 3 Juta
- Berkat Jamula, Infrastruktur Jalan Lamongan Makin Mantap dan Alus
- Disnakeswan Lamongan Perketat Pemeriksaan Ternak di Perbatasan Jelang Iduladha
- Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban di Pasar Tikung Lamongan Naik hingga Rp3 Juta
Menurut Eko, dana tersebut tidak hanya digunakan sebagai biaya perawatan gedung berlantai tujuh, tetapi juga digunakan untuk perawatan gedung lama sebelah barat dan pendopo.
"Selain digunakan sebagai biaya perawatan juga digunakan untuk pembayaran listrik, dan ini yang menyerap anggaran paling besar," ujarnya
Dijelaskan Eko, dari dana Rp400 juta yang digunakan untuk perawatan gedung berlantai tujuh itu hanya Rp125 juta," katanya
Sementara yang lain, tambah Eko, digunakan untuk pembayaran listrik dan juga kelengkapan lain di Pendopo Lokatantra.
"Kegiatan di gedung pemkab dan Pendopo Lokatantra lebih banyak, karena kondisi masih pandemi Covid-19, sehingga dilakukan secara virtual dan menyerap anggaran cukup besar," terangnya. (qom/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




