"Setiap indikator tersebut memiliki skor dan bobot yang kemudian dijumlah dan dikelompokkan menjadi 4 zona, yakni zona merah (risiko tinggi), zona oranye (risiko sedang), zona kuning (risiko rendah), dan zona hijau (risiko terkontrol)," jelasnya.
Dewi menjelaskan, untuk indikator surveillance kesehatan masyarakat didapat positivity rate 16% (target kurang dari 5%), untuk indikator pelayanan kesehatan diukur dari jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan yang menampung lebih dari 20% pasien yang positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
"Saat ini keterpakaian tempat tidur isolasi Covid-19 dan ICU terus meningkat. Sebanyak 51% dari total 109 tempat tidur isolasi dan ICU khusus untuk pasien dengan gejala sudah terisi," terangnya.
Selain itu, lanjutnya, tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus bertambah. Kasus suspect dan probable meninggal yang harus dimakamkan dengan protokol Covid-19 juga semakin banyak.










