Rabu, 28 Oktober 2020 07:21

Kesal Diajak Mesum, Duo Remaja di Bangkalan Gantung Pemilik Salon Pakai Selang Air

Jumat, 04 September 2020 20:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Subaidah
Kesal Diajak Mesum, Duo Remaja di Bangkalan Gantung Pemilik Salon Pakai Selang Air
Ilustrasi.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Menolak ajakan tindakan asusila oleh pemilik salon, MN bersama MA nekat menghabisi nyawa pemilik salon AS (31) dengan menggunakan selang air yang diikatkan ke leher korban.

Tidak hanya dijerat lehernya saja, namun kedua tersangka yang masih di bawah umur tersebut menggantung korban ke atap kamar mandi, agar terlihat seperti bunuh diri.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra dalam rilisnya menyampaikan, AS ditemukan tewas dengan kondisi leher terikat dengan selang di kamar mandi salon miliknya di Desa Lang Panggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Kamis (3/9) lalu.

"Motifnya, tersangka merasa kesal karena dipaksa oleh korban untuk melakukan tindakan asusila. Namun, tersangka menolak, sehingga terjadilah percekcokan dan pembunuhan ini," ujar Rama saat gelar rilis di Mapolres Bangkalan, Jumat (4/9/2020).

Pelaku MN melakukan pembunuhan dengan cara memukul kepala korban menggunakan kayu sebanyak 3 kali, dibantu MA yang saat ini masih DPO.

"Korban diikat tangan dan kakinya. Kemudian diseret ke kamar mandi. Sampai di kamar mandi, tersangka kembali memukul hingga korban pingsan. Setelah itu, tersangka langsung menjerat leher korban menggunakan selang air dan diikat ke atap, seolah-olah bunuh diri," jelasnya.

Setelah melakukan aksinya ini, para tersangka melarikan diri dengan membawa uang, handphone, dan sepeda motor milik korban.

Berdasarkan olah TKP, Satreskrim Polres Bangkalan kemudian melakukan penyelidikan dan mengarah kepada dua MN dan MA. Kedua tersangka diburu dan akhirnya ditangkap di jalan sekitar Pasar Modung pukul 21.30 WIB. Namun, sayangnya MA berhasil melarikan diri.

"Atas kejadian ini, tersangka akan kami jerat sesuai Pasal 388 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 atau Pasal 351 ayat 3 junto Pasal 55 dan Pasal 363 ayat 1,4 dan 5 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya. (ida/uzi/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...