Rabu, 03 Juni 2020 00:31

Soal Penyimpangan APBD di Duduksampeyan, Fajar Anggap Kejaksaan Gagal Lakukan Pencegahan

Kamis, 19 Maret 2020 11:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Soal Penyimpangan APBD di Duduksampeyan, Fajar Anggap Kejaksaan Gagal Lakukan Pencegahan
Andi Fajar Yulianto, S.H.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fajar Trilaksana, Andi Fajar Yulianto, S.H., angkat bicara terkait kasus penyimpangan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kecamatan Duduksampeyan, yang saat ini tengah diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Fajar menilai terjadinya penyimpangan APBD di Duduksampeyan adalah bentuk kegagalan Kejaksaan. Sebab, Kejaksaan masuk dalam Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) Pemkab Gresik yang bertugas untuk pencegahan penyimpangan anggaran.

"Itu bentuk kegagalan menurut saya," papar Sekretaris DPC Peradi Kabupaten Gresik ini kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (19/3).

"Seharusnya, Kejaksaan lebih memprioritaskan langkah pencegahan ketimbang melakukan langkah untuk menindak dugaan perbuatan melawan hukum. Sehingga, dugaan penyimpangan penggunaan anggaran oleh penyelenggara negara bisa diminimalisir," katanya.

Langkah ini, kata Fajar, juga sejalan dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo yang meminta kepada penegak hukum tidak melakukan pembiaran apabila mengetahui penyelenggara negara salah langkah dalam penggunaan anggaran.

"Kejaksaan selaku TP4D harus mengingatkan kalau mengetahui hal seperti itu. Langkah ini sebagai bentuk pencegahan dan pembinaan," terangnya.

Menurut Fajar, kasus penyimpangan APBD di Duduksampeyan juga bisa merembet ke 17 kecamatan lain se-Kabupaten Gresik. Sebab, pola penggunaan APBD antar kecamatan tak jauh berbeda.

"Saya kira kasus Duduksampeyan bisa merembet ke 17 kecamatan lain, sebab pola penggunaan anggaran mereka sama, termasuk kegiatan kecamatan yang tak bisa ter-cover di anggaran," pungkasnya. 

Sekadar diketahui, Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik tengah mengusut dugaan penyimpangan penggunaan APBD tahun 2017, 2018, dan 2019 di Kecamatan Duduksampeyan.

Penyidik telah meminta keterangan sejumlah pejabat di Kecamatan Duduksampeyan sebagai saksi. Mereka di antaranya, Camat Duduksampeyan Suropadi.

Penyidik juga telah menaikkan status penanganan kasus tersebut dari penyelidikan (lid) menjadi penyidikan (dik). (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...