ILUSTRASI: Musrenmbangcam Grati yang digelar Selasa (18/2) kemarin.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Musrenbangcam yang dilaksanakan Pemkab Pasuruan di beberapa kecamatan guna menampung usulan pembangunan dari masyarakat desa tahun 2021 menuai kritikan dari kalangan dewan. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Bappeda dinilai tebang pilih dalam mengundang para wakil rakyat di masing-masing Dapil.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Abu Bakar. Ia mengungkapkan dalam pelaksanaan beberapa musrengbangcam, Camat tidak mengundang mengundang semua anggota dewan. Kalaupun ada, hanya beberapa anggota dewan saja yang diundang.
BACA JUGA:
- Pemkab Pasuruan Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- UMKM Pasuruan Naik Kelas: Komisi II Kawal Digitalisasi Pasar dan Bantuan Modal Pemuda-Perempuan
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
Ia menyontohkan musrenbangcam di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Pohjentrek, Wonorejo, Kraton, Beji, Gempol, dan beberapa kecamatan lainnya yang digelar Rabu (19/02) kemarin.
Politikus PDIP ini mengaku mendapat laporan dari para anggota dewan di masing-masing Dapil, sepeti Dapil III (Kraton, Pohjentrek, Wonorejo) yang tidak mendapat undangan Musrengbangcam.
“Kami menilai etika birokrasi pemkab jelek. Mereka teman-teman dewan notabene adalah warga di Dapilnya, kalau misalkan tidak diundang dalam musrengbangcam apa mereka tahu keluhan rakyatnya,“ jelas pria yang akrab dipanggil Bang Ayub ini.
Keluhan tersebut diakui oleh salah satu anggota dewan di Dapil III yang tak mau diungkap jati dirinya. Ia membenarkan tidak mendapat undangan dari pihak camat saat kegiatan musrembangcam.
"Setelah kita cek, ternyata ada anggota dewan yang datang di acara tersebut,“ jelasnya.
Terpisah, kepala Bappeda Kabupaten Pasuruan Ir. Ihwan yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan tahapan atau jadwal pelaksanaan musrembangcam ke DPRD melalui sekreteris dewan, Kamis (13/02) kemarin. "Untuk teknis pelaksanaan, termasuk mengundangkan teman-teman dewan, teknis di aturan oleh para camat,“ jelasnya.
Pihaknya yakin para camat sudah mengudang anggota dewan di masing-masing Dapil untuk menghadiri acara musrengbangcam. "Kemungkinan surat undangan tersebut tidak langsung diterima langsung anggota dewan. Kita pastikan pelaksanaan musrengbangcam di Kabupaten tidak ada tebang pilih," jelasnya. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




