Basri Ketua Badko HMI Jawa Timur.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dalam.memperingati Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) ke-73, Departemen PTKP (Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan) Badko (Badan Koordinasi) HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Jawa Timur mengajak para pemuda untuk selalu menjadi penggerak kebangkitan bangsa, khususnya bagi generasi muda di Pamekasan, Madura.
Ajakan ini disampaikan Basri, Ketua Badko (Badan Kordinasi) HMI, Rabu (5/2). "Dalam sejarah bangsa ini, pemuda selalu menjadi penggerak kebangkitan bangsa, yakni Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah contoh nyatanya," tuturnya.
BACA JUGA:
- MD KAHMI Sidoarjo 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Dukung Pembangunan
- Demo 'Reset Bangkalan' Ricuh hingga Mahasiswa Disemprot Water Cannon, Bupati Minta Maaf
- Musda II KAHMI Sidoarjo Pilih Presidium Baru, Siap Kawal Pembangunan Daerah
- Gus Qowim Hadiri Pelantikan Raya HMI Cabang Kediri 2025-2026 serta Simposium Kebangsaan dan Keumatan
Karena itu, aktivis yang sering terlibat aksi ini mengajak kepada semua kalangan pemuda di Pamekasan, terlebih mahasiswa, untuk selalu bangkit dan memiliki integritas perjuangan. Di momentum Milad HMI yang ke-73 ini, Basri juga mengajak pemuda untuk bersama-sama saling bahu-membahu membangun Pamekasan, khususnya Madura, agar lebih maju.
"Pemuda sebagai insan akademis, pencipta, pengabdi, memiliki peran dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sebisa mungkin memberikan yang terbaik dalam berkontribusi untuk agama dan bangsa," tuturnya.
"Bukan label yang mudah sebagai aktivis HMI yang berkomitmen penuh dalam menjaga dan mengawal negara kesatuan. Komitmen perjuangan yang selalu tertancap dalam setiap sanubari kader HMI," ujarnya.
Menurut Basri, Refleksi 73 tahun HMI berdiri harus menjadi renungan bagi setiap kader HMI. Apakah sudah maksimal perjuangan HMI sebagai kader umat dan kader bangsa. (yen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




