Selasa, 07 April 2020 14:09

Rencana Pemanfaatan Kalimati untuk Atasi Banjir, Bupati Tunggu Kabar Pemerintah Pusat

Selasa, 14 Januari 2020 13:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Rencana Pemanfaatan Kalimati untuk Atasi Banjir, Bupati Tunggu Kabar Pemerintah Pusat
Sejumlah bangunan tampak berdiri di sempadan Kalimati yang rencananya akan dinormalisasi dan dimanfaatkan kembali sebagai aliran sungai. foto: Tribunnews

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Rencana Pemkab Pasuruan untuk memfungsikan kembali Kalimati atau Bangiltak untuk mengatasi permasalahan banjir yang ada di wilayah Beji dan sekitarnya, hingga kini masih belum jelas kelanjutannya. Pemkab Pasuruan masih menunggu rekomendasi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk pemanfaatan Kalimati tersebut.

Sebab, jika rencana pemanfaatan Kalimati terwujud, Pemkab Pasuruan harus menyiapkan anggaran yang tidak sedikit. Anggaran tersebut nantinya dipergunakan untuk pembangunan rusunawa untuk menampung warga bantaran Kalimati yang terdampak. Serta, untuk membangun fasilitas umum yang ada di sepanjang sempadan Kalimati.

"Biayanya cukup besar. Dan lagi, tidak hanya warga Kabupaten Pasuruan di Beji yang terdampak. Tetapi juga warga di Sidoarjo," kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Selasa (14/1).

Karena itu, Irsyad menjelaskan pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Pemprov ataupun Pemerintah Pusat untuk langkah-langkah yang akan ditempuh. Mengingat, pengelolaan Kalimati merupakan wewenang pusat.

Diberitakan sebelumnya, Kalimati rencananya akan dinormalisasi atau dikeruk untuk dimanfaatkan kembali sebagai aliran sungai guna mengatasi banjir di Beji dan sekitarnya. Namun, saat ini kondisinya telah banyak berdiri bangunan di sempadan Kalimati. Bangunan itu ditempati warga Kabupaten Pasuruan, termasuk di Kedungringin, Kecamatan Beji.

Karena itu, Pemkab Pasuruan harus menyiapkan sarana untuk merelokasi warga, apabila rencana pemanfaatan Kalimati terwujud.

Selain pemanfaatan Kalimati, Pemkab Pasuruan juga sudah merancang untuk membangunan kolam retensi untuk mengatasi banjir di wilayah Beji. (bib/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...