Sabtu, 15 Mei 2021 15:47

Akhir Pekan, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Triathlon ke-5

Jumat, 22 November 2019 20:56 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Akhir Pekan, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Triathlon ke-5
Peserta lomba Triathlon tahun 2018 lalu.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar lomba Triathlon. Dalam empat tahun terakhir, tercatat sudah empat kali pemkot rutin menggelar lomba yang terdiri dari tiga cabang olahraga ini.

Kepala Seksi Olahraga Rekreasi Dispora Wahyu Widayat, mengatakan kompetisi ini dibuat untuk mengenalkan fun water sport kepada masyarakat. Selain itu, upaya ini sebagai bentuk pemanfaatan sungai sebagai sarana olahraga dan juga rekreasi.

"Termasuk memupuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai khususnya yang ada di Surabaya," kata Wahyu, Jumat (22/11).

Menurutnya, mekanisme lomba tersebut yakni setiap tim terdiri dari lima anggota. Di mana setiap tim ini harus melalui tiga tahap perlombaan. Pertama peserta akan lari terlebih dahulu. Rutenya ialah Taman Ngagel - Jembatan Ujung Galuh - Darmo Kali - Jagir - Wonokromo - Jasa Tirta.

BACA JUGA : 

Lebaran ke-2, Kawasan Bisnis Pergudangan Margomulyo Lengang dan Sepi

Begini Cara Ikutan Silaturahim dan Halal Bihalal dengan Wali Kota Eri Secara Virtual

Menelusuri Dua Kampung Miniatur Etnis, Kampung Pecinan dan Kampung Bali di Dukuh Pakis

Antisipasi Keramaian dan Penyebaran Covid-19, Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan

"Jadi, jarak tempuhnya untuk lari sekitar dua kilometer. Nah, tiap grupnya kami beri jeda dua menit, sehingga ada jeda antara grup satu dengan grup berikutnya. Setelah lari, tahap berikutnya adalah berenang," kata Wahyu.

Ia memastikan rute renangnya, di mulai dari depan SD Negeri 1 Ngagel - Jembatan Bungkuk dengan jarak tempuhnya sekitar 200 meter. Seusai berenang, masih ada satu tahap lagi yang wajib dilalui oleh para peserta, yaitu mengendarai perahu karet menuju Taman Ngagel. "Garis finishnya di Taman Ngagel. Nah, kurang lebih jarak tempuh dengan menggunakan perahu ini memakan waktu tiga menit dengan jarak 300 meter," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Surabaya Sugianto, menyebutkan sebanyak 58 peserta yang akan memeriahkan kompetisi ini. Ia memastikan dari angka itu terdiri dari 43 tim laki-laki, dan 15 tim perempuan. Tidak hanya itu, kali ini peserta datang dari beragam kalangan.

"Mulai dari TNI, polri, masyarakat umum sampai mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya juga ikutan gabung," papar dia.

Bahkan, nantinya ada salah satu peserta termuda pelajar SD kelas 4 dengan timnya bernama Bajol Ijo. Menurut Sugianto, Bajol Ijo ini lah yang nantinya akan membuka sekaligus menjadi peserta pertama yang memulai perlombaan. "Peserta ini nantinya akan menjadi pembuka rangkaian acara. Kita tunjukkan bahwa yang muda belia juga bisa," tegas dia.

Peserta akan memperebutkan medali dan uang pembinaan dari Dispora. Juara satu mendapatkan medali dan uang tunai senilai Rp 5 juta. Juara dua mendapatkan sertifikat dan uang tunai senilai Rp 3 juta. “Sedangkan juara 3 mendapatkan Rp 2 juta dan juara 4 mendapatkan uang senilai Rp 1 juta,” ujarnya.

Sugianto juga berharap para peserta untuk mengikuti kompetisi ini dengan sportif dan menyiapkan kondisi fisiknya yang prima. “Lalu membawa obat-obatan sesuai yang dibutuhkan setiap peserta jika terjadi sesuatu,” pungkasnya. (ian/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa maksud...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...