Rabu, 01 April 2020 21:25

Bapak dan Anak di Bangkalan Kompak Jadi Pengedar Narkoba

Rabu, 06 November 2019 12:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Bapak dan Anak di Bangkalan Kompak Jadi Pengedar Narkoba
Kapolres Bangkalan Rama S. Putra didampingi Wakapolres Kompol Hendy Kurniawan AKP Sukrisno serta Kasubbag Humas Iptu Suyitno saat press rilis terkait pengedar narkoba anak dan bapak di Galis Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Pria berinisial M (43) beserta anaknya berinisial MI (22) diringkus Satreskoba Polres Bangkalan karena kompak menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Warga Desa Lantek, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan itu ditangkap polisi di rumahnya pada tanggal 30 Oktober lalu.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyatakan, petugas berhasil menemukan 100 gram narkotika jenis sabu yang sudah dikemas dan siap diedarkan saat proses penangkapan.

"Dalam kasus ini, bapak bertugas mengambil barang ke Y yang saat ini menjadi DPO dengan cara transaksi dilempar dengan tas kresek hitam. Kemudian dibawa pulang ke rumahnya untuk dilakukan penimbangan dan dijual," jelas Rama kepada media, Selasa (05/11/2019) kemarin.

Menurut mantan Kasubdit III Tipukor Polda Jatim ini, M berperan sebagai penyedia barang haram tersebut, termasuk mengambil dari pemasoknya. "Sedangkan anaknya sebagai penjual melayani para pembeli," ujarnya.

Diketahui dari 100 gram yang dibeli, sudah ada 14 gram yang diedarkan. Sedangkan untuk proses pemesanannya sendiri menggunakan via telepon dengan memberikan barang terlebih dahulu, kemudian baru dibayarkan.

Perihal motif, Rama menjelaskan hasil penjualan sabu itu digunakan untuk kebutuhan keluarga.

Saat ditanya wartawan, alasan M mengajak anaknya untuk ikut mengedarkan narkoba, lantaran memang dirinya dan si anak tidak memiliki pekerjaan. 

Menurut Kasatreskoba Bangkalan AKP Sukrisno, kasus ini terbilang cukup langka terjadi di Kabupaten Bangkalan. Sebab, orang tua melibatkan sang anak dalam transaksi narkoba.

Karena itu, Sukrisno berharap kepada setiap keluarga tidak memperkenalkan narkoba kepada anaknya. "Karena lebih banyak risiko daripada untungnya," pungkasnya. (ida/uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...