Kamis, 02 Juli 2020 16:02

Gubernur Pimpin Rakor Optimalisasi Anggaran dan Kinerja Pemprov

Sabtu, 20 Juli 2019 00:07 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Gubernur Pimpin Rakor Optimalisasi Anggaran dan Kinerja Pemprov
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pimpin rapat dengan seluruh Kepala OPD Pemprov Jatim di ruang rapat Lt. 7, Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan 110 Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memimpin rapat Koordinasi Optimalisasi Kinerja dan realisasi Anggaran Tahun 2019 bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Rumah Sakit (RS) di lingkup Pemprov Jatim, di Kantor Gubernur Jatim, Jumat (19/7).

Dalam pengarahannya, orang nomor satu di Jatim ini mengatakan, rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi terkait kinerja pemprov secara menyeluruh termasuk realisasi anggaran, serta rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) dari seluruh OPD dan RS di lingkup Pemprov Jatim. Dan yang sangat mendasar adalah memastikan kepala OPD memahami pondasi pembangunan Jawa Timur lima tahun ke depan melalui RPJMD.

“Saat ini kita butuh sinkronisasi RPJMD , Renstra, Renja dan RKPD sebelum di breakdown dalam RAPBD. Saat ini kita evaluasi semuanya, apakah terkait dengan realisasi anggaran , out put serta out come , sebelum PAPBD tahun 2019 serta RAPBD tahun 2020 kita sampaikan ke DPRD.

Jika sampai awal semester dua realisasinya masih di bawah 50%, tentu perlu dipertimbangkan tambahan anggaran di PAPBD, karena justru makin tidak produktif,” katanya sembari menambahkan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) juga masih cukup besar di Tahun Anggaran yang lalu.

Gubernur wanita pertama di Jatim ini menambahkan, agar anggaran mampu terserap dengan optimal, diikuti output dan outcome yang terukur dirinya meminta seluruh kepala OPD untuk mengecek struktur Rancangan APBD, dan memonitor bagaimana Rencana Kerja (Renja) masing-masing OPD. Diharapkan, sebelum tanggal 25 Juli ini seluruhnya bisa rampung.

Wanita yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial RI ini menegaskan, pentingnya Renja yang terukur , karena sangat terkait dengan 11 Indeks Kinerja Utama (IKU), yang terdapat Rancangan Program Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Timur 2019-2024.

Beberapa diantaranya, lanjut Gubernur Khofifah, adalah IKU baru, contohnya adalah indeks pengurangan resiko bencana dan indeks Thail. Sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam mengukur IKU tersebut. IKU ini harus ter--breakdown di OPD-OPD terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, PU Bina Marga, dan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan lain- lain.

Permintaan Gubernur Khofifah disambut positif oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak. Orang nomor dua di Jatim ini mengaku siap melaksanakan permintaan itu, khususnya dalam memastikan strategi tahapan penurunan atau cascading dari kesebelas IKU tersebut.

“Sehingga dalam menganalisa RKPD tadi secara substantif ada benang merahnya dengan IKU yang ingin dicapai. Kami mohon bantuannya untuk mengatur proses komunikasi dengan seluruh OPD, kemudian ada pakar-pakar akademik yang sudah mulai mereview keselarasan IKU tersebut,” katanya.

Hadir dalam kesempatan ini, seluruh kepala OPD dan RS di lingkup Pemprov Jatim. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...