Sabtu, 24 Agustus 2019 10:39

Bupati Sambari dan 6 Kepala OPD Teken MoU TTP

Rabu, 10 Juli 2019 20:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Bupati Sambari dan 6 Kepala OPD Teken MoU TTP
Bupati Sambari bersama 6 Kepala OPD saat MoU TTP. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto beserta 6 Kepala OPD melakukan penandatangan MoU (nota kesepahaman) untuk optimalisasi operasionalisasi Taman Teknologi Pertanian (TTP) Gresik, di Kecamatan Sidayu, Rabu (10/7).

Hal itu dilakukan guna mendukung pembangunan di Kabupaten Gresik Utara sebagai pusat pengembangan pusat inovasi di Guest House perusahaan tersebut.

Keenam Kepala OPD yang menandatangani kesepakatan tersebut adalah Kepala Disperta Eko Anindito Putro, Kepala Dinkop dan UKM Agus Boediono, Kepala Disdik Mahin, Plt Kepala Disparbud, serta Kepala DPUTR Gunawan Setijadi.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Chairman PT Polowijo Gosari, Achmad Jauhar Arifin.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada PT Gosari yang telah memprakarsai kegiatan ini. "Kegiatan ini merupakan upaya PT Gosari bersama-sama pemerintah untuk berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menyatakan, Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan bersama beberapa para Kepala Dinas agar mereka masing-masing bertanggungjawab sesuai kewenangannya. 

"Tanda tangan ini merupakan tanggung jawab secara kedinasan. Nantinya mereka akan bekerja sama dalam operasional TTP untuk kesejahteraan masyarakat. Mereka akan bekerja sama di bidang agribisnis, pemberdayaan masyarakat, perkoperasian, usaha mikro dan industri kecil menengah, pendidikan, pariwisata, dan sarana prasarana wilayah pengembangan yang disinergikan dalam tugas dan fungsinya masing-masing," paparnya.

Bupati berharap dengan MoU ini semuanya bisa segera dilaksanakan sesuai tugas dan kewenangannya. "Paling lambat akhir 2019 sudah ada progres yang bisa dinikmati masyarakat," jelasnya.

Sementara Direktur PT. Polowijo Gosari Achmad Jauhar Arifin menyatakan TTP seluas 2 hektare yang ada di Desa Sukodono Panceng yang letaknya satu kompleks dengan lumbung air seluas 48 hektare  akan menjadi pusat buah-buahan di Gresik. 

"Nantinya tidak ada lagi tanaman buah yang terlantar. Tanah terlantar milik petani akan kami kerjasamakan dengan tanaman buah. Kami sudah membangun SMK untuk anak-anak petani setempat. Kami berharap ada 100 ribu petani berperan pada kegiatan ini," katanya.

"TTP Gresik adalah TTP terbesar di Jawa Timur dan merupakan satu-satunya TTP yang terkonsolidasi mulai dari pemerintah, petani, swasta dan bidang riset," pungkasnya. (hud/ian)   

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...