Selasa, 17 September 2019 08:25

Diduga Tak Kenal Medan dan Ngebut, Pemotor Asal Sleman Tewas di Tuban

Minggu, 23 Juni 2019 22:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Istihar
Diduga Tak Kenal Medan dan Ngebut, Pemotor Asal Sleman Tewas di Tuban
Kedua motor saat dievakuasi petugas.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua motor roda dua tipe Yamaha Vixion dan Honda C 70 terjadi di Jalan kawasan hutan Biyangbali, tepatnya di Desa Kaligede, Kecamatan Senori Kabupaten Tuban, Minggu (23/6). Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang pengendara Vixion meninggal dunia dan satu pengendara lain luka berat.

Informasi yang berhasil dihimpun, motor jenis Vixion bernopol AB 6966 IN dikendarai oleh Moh. Sakim (36) Warga Dusun Soko RT 04 RW. 02 Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah bertabrakan dengan Honda C 70 nopol S 4986 HW, dikendarai oleh Nova Ramadhon Triatmojo (17) warga Desa/Kecamatan Bancar RT 06 RW 02, Kabupaten Tuban.

Saksi mata, Yudi kepada wartawan mengatakan, kecelakaan bermula ketika kendaraan Yamaha Vixion yang dikendarai Sakim melaju dari arah selatan ke utara. Diduga pengendara melajukan motornya berkecepatan tinggi dan tidak tahu medan jalan saat menyalip mobil, sehingga tabrakan dengan kendaraan dari arah yang berlawanan.

"Saat itu Vixionnya, dari arah kidul (Selatan) oleng babal kemudian terjatuh dan menabrak motor dari arah berlawan, Honda sisi arah lor ke kidul (utara-selatan)," ungkap Yudi.

Sementara akibat benturan keras ini, motor Vixion mengalami kerusakan parah pada tangki bensin. Sedangkan, pengendaranya, Sakim meninggal setelah mendapatkan perawatan di puskesmas. Untuk pengendara Honda C 70 Nova R, mengalami luka terbuka pada sebelah siku kanan dan dilarikan ke puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit RSUD Dr. Koesma, Tuban.

Terpisah, pihak kepolisan setempat membenarkan laka lantas yang telah terjadi pada Minggu pagi di Desa Kaligede, Kecamatan Senori.

"Ya mas, satu orang MD (meninggal dunia) lainnya, luka luka," ucap Kapolsek Senori, Musa Bachtiar kepada BANGSAONLINE.com.

Petugas laka lantas sudah menerima laporan dan mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban serta meminta VER ke puskesmas. "Petugas sudah mengamankan barang bukti guna kepentingan lebih lanjut," tambahnya. (ahm/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...