Selasa, 16 Juli 2019 08:06

Mayat Pria Penuh Tato Ditemukan Mengapung di Sungai Karanggeneng Lamongan

Selasa, 07 Mei 2019 16:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Mayat Pria Penuh Tato Ditemukan Mengapung di Sungai Karanggeneng Lamongan
Kondisi mayat saat terapung di sungai Desa Sungelebak Karanggeneng (foto kiri) dan ketika dievakuasi oleh warga.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng Lamongan, Selasa (7/5) pagi gempar dengan penemuan mayat seorang pria penuh tato di sungai desa setempat.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, mayat tersebut pertama kali ditemukan Ali Said (57) warga setempat dalam posisi tengkurap dan terapung di atas permukaan air. Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan ke Kades Sungelebak, Sujito yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Karanggeneng Lamongan.

"Ketika itu saya mau ke tambak, dan pas saya melihat di sebelah Utara tambak ada yang terapung seperti mayat. Saya langsung balik kanan dan melapor ke kepala desa," terang Ali Said kepada polisi di lokasi, Selasa (7/5).

Kapolsek Karanggeneng AKP Saifudin AKP Saifudin membenarkan penemuan mayat yang penuh tato di kali Desa Sungelebak tersebut. “Awalnya kami sedikit kesulitan tentang identitas mayat karena warga setempat menyatakan korban bukan warga Desa Sungelebak maupun sekitarnya,” kata Saifudin.

Saat ditemukan, korban hanya memakai celana dalam warna hijau dan terdapat gelang karet bertuliskan Persela pada pergelangan tangan kanannya. Tinggi mayat 160 sentimeter, berat 60 kilogram, kulit sawo matang, Rambut hitam lurus panjang sebahu dan terdapat beberapa tato pada dahi bergambar Avatar, bagian dada tato burung hantu, bahu kanan kiri dan leher terdapat tato bintang, kaki kanan dan kiri terdapat tato gambar kartu.

Berdasarkan ciri-ciri tersebut, jajaran kepolisian pun akhirnya mengembangkan identifikasi untuk mencari dan memastikan identitas mayat melalui berbagai sumber, termasuk media sosial. Akhirnya, diketahui dari jejaring media sosial terkait identitas mayat yang penuh tato tersebut yakni Farouq Indra Setiawan warga Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan.

Pelaksana Tugas Kepala Desa Banyubang, Kantun Urip membenarkan kalau mayat tersebut merupakan warga Desa Banyubang Kecamatan Solokuro tepatnya RT. 12 RW. 01.

Sementara Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, saat ditemukan kulit bagian dada dan kaki rusak bekas gigitan ikan. Selain itu, kulit punggung juga melepuh diduga akibat kepanasan.

"Untuk mengungkap penyebab kematian korban, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soegiri Lamongan untuk dilakukan autopsi," pungkasnya. (qom/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...