Kamis, 19 September 2019 20:31

​Kabag Humas Pemkab Lamongan: OPD Penerima DBHCT Harus Inovatif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 14 April 2019 16:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
​Kabag Humas Pemkab Lamongan: OPD Penerima DBHCT Harus Inovatif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lamongan Agus Hendrawan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lamongan penerima program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) harus membuat program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu diungkapkan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lamongan Agus Hendrawan.

Menurut Agus, OPD penerima dana cukai memiliki tanggung jawab untuk bisa menggelar berbagai program, yang tujuan akhirnya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. 

”Ada banyak program dari masing-masing OPD penerima dana cukai. Misalnya saja di Bagian Humas ini, kami kebagian peran untuk terus melakukan sosialisasi mengenai ketentuan dana cukai. Termasuk manfaatnya bagi masyarakat Lamongan ini,” terangnya, Minggu (14/4).

Dijelaskan Agus, semua kegiatan yang dilakukan itu, adalah bagian dari pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, termasuk juga sosialisasi larangan peredaran rokok ilegal yang menawarkan, menyerahkan, dan menjual rokok yang tidak dikemas eceran, tidak dilekati pita cukai asli, cukai bekas, atau dilekati pita cukai asli tetapi tidak sesuai jenis rokoknya.

Hal itu jelas melanggar UU RI Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 1995 tentang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan atau pidana denda paling swdilit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai.

Alasan kenapa dana cukai diperlukan, adalah karena memang bisa mengurangi angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Lamongan ini. "Juga bagaimana dana cukai digunakan untuk mengurangi pengangguran di wilayah ini, sehingga masyarakat akan bisa semakin sejahtera," kata Agus.

Karena itu, OPD penerima dana cukai diharapkan bisa berinovasi dengan program-program yang bertujuan akhir menyejahterakan masyarakat Lamongan. "Sebenarnya peningkatan kesejahteraan sudah tercapai. Banyak masyarakat yang mengikuti berbagai kegiatan atau program dari dana cukai ini yang akhirnya memiliki usaha sendiri, sehingga mempunyai penghasilan dan kesejahteraannya meningkat. Ini bentuk penguatan ekonomi yang memang menjadi tujuan penerimaan dana cukai," katanya.

Apa yang sudah dilakukan banyak OPD tersebut, memang diharapkan bisa berlangsung secara kesinambungan. Sehingga nantinya, masyarakat yang belum mengikuti kegiatan ataupun pelatihan, bisa ikut serta di dalamnya. Sehingga manfaat dana cukai itu akan dirasakan merata oleh seluruh warga Lamongan.

”Selain itu, banyak sekali manfaat dari dana cukai. Misalnya untuk pembenahan infrastruktur, sehingga menunjang aktivitas warga dalam bekerja setiap harinya. Semuanya dikembalikan lagi kepada tujuan, yakni akan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Lamongan ke depannya,” imbuhnya. (qom/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...