Jumat, 19 Juli 2019 22:18

RGS dan IKM Gresik Kolaborasi Kembangkan Usaha

Rabu, 23 Januari 2019 13:15 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
RGS dan IKM Gresik Kolaborasi Kembangkan Usaha
H. Khozin Ma'sum bersama Sugeng Priasto dan para IKM di Posko RGS. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia, tak hanya bergerak dalam misi sosial untuk memperjuangkan para calon pemimpin, baik melalui ajang Pilbup, Pilgub, hingga Pilpres. Namun, juga membantu komponen masyarakat kecil agar mereka bisa maju dan mandiri.

Kali ini, RGS Indonesia berkolaborasi dengan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Gresik agar mereka bisa mengembangkan usahanya. Rabu (23/1), puluhan anggota IKM berbumpul di Posko RGS Indonesia, Perumahan Pongangan Indah Kecamatan Manyar. Mereka membicarakan banyak hal untuk perkembangan IKM di Kabupaten Gresik.

"Para IKM ini juga tengah mempersiapkan berbagai keperluan agar produk mereka bisa masuk di sektor usaha seperti perhotelan, resto, mall, minimarket dan lainnya," ujar Ketua Forum IKM Kabupaten Gresik, Sugeng Priasto kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (23/1).

Menurut Sugeng, saat ini IKM Gresik telah menjalin kerja sama dengan Hotel Pesona untuk menjual produk mereka. Sebelumnya, juga telah bekerja sama dengan minimarket seperti Indomart. "Nanti akan berkembang ke sektor-sektor usaha lain. Kami juga telah menyiapkan brosur dan katalog untuk memasarkan produk IKM," katanya.

Sugeng menyampaikan, jumlah IKM di Kabupaten Gresik saat ini mencapai 100 anggota. Mereka telah membuat berbagai macam produk, di antaranya aneka makanan seperti aneka sambal, madu mongso, kue kering, sari kedelai, abon ikan nila, dan abon ikan lele. "Juga ada aneka kerajinan pakaian seperti kerudung, bros, dan lainnya. Rata-rata income sebulan antara Rp 10-15 juta," pungkasnya.

Sementara Pendiri RGS Indonesia H. M. Khozin Ma'sum berharap Pemkab maupun DPRD Gresik ikut peduli terhadap perkembangan IKM di Gresik. Sebab menurutnya, IKM adalah kebanggaan Gresik.

"Pemerintah harus bisa membantu mereka. Bisa turut andil dalam pemasaran, baik ikut membantu pemasaran melalui pameran dan membantu mempromosikan produk, juga membantu permodalan," ujarnya.

"Diharapkan dengan semangatnya IKM di Gresik dan berkembangnya mereka bisa membantu pendapatan asli daerah (PAD). Juga bisa membantu mengurangi angka pengangguran," imbuhnya. (hud/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...