Rabu, 26 Februari 2020 03:31

Lindungi Hak Anak, SMP di Sidoarjo Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Senin, 10 Desember 2018 16:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Lindungi Hak Anak, SMP di Sidoarjo Deklarasi Sekolah Ramah Anak
?TEKEN: Kadikbud Asrofi disaksikan Wabup Sidoarjo dan Ketua Komisi D, teken deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA), Senin (10/12). Foto: MUSTAIN/BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sidoarjo berupaya melindungi hak-hak anak. Itu dilakukan 25 SMP Negeri dan Swasta yang mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak (SRA), di Pendopo Delta Wibawa, Senin (10/12).

Deklarasi ini dipimpin oleh Wabup Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin. Selain Wabup, deklarasi juga ikut diteken Ketua Komisi D, H Usman, Kadikbud Asrofi, Asisten II Heri Soesanto, para guru, siswa dan wali siswa. “Ada delapan standar menentukan dan menetapkan SRA,” ucap Wabup.

Kata Wabup, dalam deklarasi itu diantaranya menjamin, memenuhi, menghargai dan melindungi hak-hak anak. Selain itu, mendukung partisipasi anak serta anti tindakan kekerasan dalam hal apa pun.

Sedangkan yang terakhir adalah anti bullying. “Hal ini mendorong anak makin bebas berkreasi dan mengembangkan kemampuannya kepada hal-hal yang bersifaf positif,” beber Cak Nur, panggilan Wabup.

Kadikbud Asrofi menambahkan, SRA ini program yang dilaksanakan bertahap. Oleh karena itu, pihaknya bakal membudayakan SRA dengan target bertahap. “Mudah-mudahan program ini bisa meminimalisir kasus yang melibatkan pelajar,” tegasnya.

Ketua MKKS SMP Swasta Sidoarjo, Abdul Sjukur menegaskan harus ada standar dan kriteria SRA. Selain itu, harus ada pelatihan dan tahapannya. “Jika tidak ada standarnya, bisa membuat siswa tidak bisa ditegur,” bebernya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Sidoarjo, AKP Rahmatul Laila mengungkapkan ada 60 kasus dalam setahun terakhir yang melibatkan pelajar. Angka kasus itu, tergolong sangat tinggi.

"Jumlah kasus itu tergolong tinggi. Kami berharap dalam program baru ini kasus kriminal yang melibatkan pelajar dan anak-anak bisa menurun,” harap AKP Rahmatul Laila. (sta/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...