Minggu, 21 Oktober 2018 14:03

Hadiri Haul ke-643, Wabup: Syekh Jumadil Kubro Islamkan Telatah Majapahit

Minggu, 30 September 2018 18:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Hadiri Haul ke-643, Wabup: Syekh Jumadil Kubro Islamkan Telatah Majapahit
Wabup Pungkasiadi dalam Pengajian Haul Syech Jumadil Kubro ke-643 Tahun 2018. Foto: YUDI EP/BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Teladan Syech Jumadil Kubro dalam menyebarkan Islam di Pulau Jawa, banyak dituturkan kembali dalam berbagai hikayat seperti babat, serat dan penuturan masyarakat. 

Pada pengajian Haul Syech Jumadil Kubro ke-643 Tahun 2018 yang diperingati pada Jumat (28/9) malam lalu di pelataran Makam Troloyo Trowulan, Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengajak semua untuk meneladani kisah tokoh besar yang luar biasa ini.

"Kisah Syech Jumadil Kubro sebagai Punjer Wali Songo, kita ketahui dari berbagai hikayat seperti babat, serat dan penuturan masyarakat. Teladannya patut kita contoh, khsususnya dalam mengislamkan telatah Majapahit,” kata Wabup.

Syech Jumadil Kubro yang menurut literatur masih dalam satu garis generasi ke-enam Nabi Muhammad SAW, mengembara ke tanah Jawa bersama para santrinya dan singgah di Trowulan untuk kemudian melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi demi menghindari kemurkaan raja-raja Jawa yang belum mengenal apa itu Islam saat itu.

Selanjutnya komunitas muslim di kota-kota pelabuhan Majapahit, menjadi penanda pesatnya perkembangan Islam pada zamannya. Laju kemajuan iptek yang cepat di bidang agama Islam kemudian melahirkan kaum santri kritis, progresif dan transformatif. Mereka juga melakukan lompatan budaya dan intelektual yang sangat maju. 

Demi mengenang jasa para penyebar Islam di bumi Majapahit, Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada tahun 2016 telah membuat buku Punjer Walisongo yang sudah dikaji dan dirumuskan dalam seminar lokakarya. Haul Syech Jumadil Kubro yang diperingati tiap tahun, diharapkan dapat melestarikan budaya, syia'ar Islam dan mendongkrak potensi wisata religi.

Syech Jumadil Kubro sendiri lahir pada tahun 1270 sebagai putera Ahmad Syah Jalaluddin, bangsawan dari Nasrabad di India. Kakek buyutnya adalah Muhammad Shohib Mirbath dari Hadramaut yang bergaris keturunan ke Imam Jafar Shodiq, keturunan generasi ke-enam dari Nabi Muhammad SAW. Setelah mundur dari jabatannya sebagai Gubernur Deccan di India, Jumadil Kubro mengembara ke berbagai belahan dunia untuk menyebarkan agama Islam.

Literatur juga menyebut Syech Jumadil Kubro berkelana keliling dunia sampai ke Maghribi di Maroko, Samarqand di Uzbekistan lalu sampai ke Kelantan di Malaysia, kemudian ke Jawa pada era Majapahit dan akhirnya sampai ke Gowa di Sulawesi Selatan.

Syekh Jumadil Kubro wafat dan dimakamkan di Trowulan sekitar tahun 1376 masehi. Dari sedikit ulasan sejarah panjang seorang tokoh besar penyebar Islam di Jawa, tidak heran jika sejarah hidupnya banyak dikenang dan diingat hingga kini.

Rangkaian acara peringatan Haul Syech Jumadil Kubro, sebelumnya sudah diawali dengan acara besar yakni Kirab Kubro pada Kamis siang (27/9). Seperti dilaporkan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto, Djoko Widjayanto. 

Hadir juga mendampingi wakil bupati antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Herry Suwito, Kepala OPD, serta para alim ulama. (yep/ian) 

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...