Makam Kiai Abdul Chalim terletak di pekarangan keluarga yang kini jadi salah satu pusat pendidikan Amanatul Ummah ke-02 di Leuwimunding Majalengka Cirebon. Pusat Lembaga pendidikan ini merupakan cabang dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur yang kini santrinya mencapai 10.000 orang. Pesantren Amanatul Ummah didirikan dan diasuh oleh Dr KH Asep Saifuddin Chalim, putra KH Abdul Chalim.
Selama ini bangsaonline.com dan HARIAN BANGSA sangat penasaran dengan kisah perjuangan Kiai Abdul Chalim ini. Karena dalam struktur kepengurusan PBNU periode pertama nama Kiai Abdul Chalim tercantum sebagai Naibul Katib (Wakil Sekretaris) di bawah nama KH Abdul Wahab sebagai Katib Syuriah PBNU. Ini berarti orang penting kedua di jajaran Katib Syuriah PBNU. Apalagi dalam jajaran Katib (sekretaris) itu hanya dua tokoh atau kiai. Yaitu Kiai Abdul Wahab Hasbullah dan KH Abdul Chalim saja.
Seperti kita pahami struktur kepengurusan PBNU pertama Hadratussyaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari sebagai Rais Akbar. Sedang Ketua Umum Tanfidziyah dipercayakan kepada Hasan Gipo. Bisa kita lihat dalam susunan pengurus NU pertama di bawah ini:
SUSUNAN PENGURUS BESAR NAHDLATUL ULAMA PERTAMA (1926)










